peristiwa

Bocah Tenggelam Saat Berenang di Sungai Desa Tempuran Mojokerto

Selasa, 3 Desember 2024 | 17:09 WIB
MIK (9) siswa sekolah dasar (SD) asal Desa Nginggasrembyong, Sooko, Mojokerto. (Kabarmojokerto.id/M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Seorang siswa sekolah dasar ditemukan tewas diduga tenggelam saat hendak berenang di sungai Dusun/Desa Tempuran, Sooko, Mojokerto. Korban ditemukan sekitar 1,5 km dari lokasi tenggelamnya.

Korban diketahui bernama MIK (9), seorang siswa sekolah dasar (SD) asal Desa Nginggasrembyong, Sooko, Mojokerto.

Suwadi (64), salah seorang warga Dusun/Desa Tempuran, Sooko, Mojokerto, menyatakan jika ia awalnya melihat korban bersama tiga temannya sedang bermain di sekitar jembatan sungai pada pukul 11.30 WIB.

Baca Juga: Jembatan Antardesa di Mojokerto Putus Akibat Tergerus Arus

Pada saat itu, Suwadi sedang bersantai di pinggir sungai sambil menyaksikan teman-teman korban yang sedang menjaring ikan. Beberapa saat kemudian, dua teman korban tiba-tiba berteriak meminta tolong.

Menyadari korban tenggelam, Suwadi bersama temannya langsung menceburkan diri ke sungai untuk menolong. Namun, sayang, korban telah hilang tertelan derasnya arus sungai yang keruh.

"Waktu dua temannya teriak minta tolong, saya lihat tangan korban masih terlihat seperti sedang minta tolong. Namun, ketika saya dan teman saya menyelam untuk menolong, korban sudah hilang," ungkap Suwadi kepada tim Kabar Mojokerto di lokasi kejadian (03/12/2024).

Menurut Suwadi, sungai tersebut cukup dalam, sehingga ia harus berenang sambil mencari korban. Karena tidak berhasil menyelamatkan korban, ia pun segera memberitahukan warga setempat mengenai kejadian tersebut.

"Saya naik ke atas dan berteriak meminta tolong kepada warga, akhirnya kami bersama-sama mencari korban," terangnya.

Baca Juga: Jalan Poros Desa Mojorejo, Mojokerto Tidak Bisa Dilalui Kendaraan Roda 4 Usai Longsor

Proses pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban pertama kali ditemukan oleh Suryadi (54), warga Desa Nginggasrembyong, Sooko, Mojokerto, sekitar 1 km dari lokasi tenggelam pada pukul 12.30 WIB.

Suryadi yang melihat kerumunan warga yang sedang mencari korban, menyadari aliran sungai ini mengarah dari selatan ke utara. Ia pun berinisiatif untuk menunggu korban di pinggir sungai sebelah barat.

"Waktu itu ada warga dari seberang sungai yang teriak, mengatakan bahwa melihat kepala korban, sambil menunjuk lokasinya. Saya lalu meraba-raba air, dan saya menyentuh tangan korban, kemudian langsung mengangkatnya," ujar Suryadi.

Saat ditemukan, lanjut Suryadi, posisi korban tepat berada di bawah pohon kersen yang ada di pinggir sungai. Ketika dievakuasi, kondisi korban sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Pemotor Tewas Usai Tabrak Pohon Lalu Jatuh Dihantam Pikap di Bypass Mojokerto

"Waktu saya angkat, korban sudah meninggal dunia," pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini