Kabar Mojokerto - Tebing yang terletak di Dusun/Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, mengalami longsor. Akibat kejadian tersebut, akses jalan antar kecamatan Ngoro-Trawas terputus sementara.
Pengurus LMDH Seloliman, Suwarno, mengungkapkan longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Menurutnya, kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang terus-menerus mengguyur wilayah tersebut.
"Penyebabnya adalah hujan yang terus-menerus," ungkap Suwarno kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (06/12/2024).
Baca Juga: Desa Mojoranu di Mojokerto 3 Hari Tergenang Banjir, Warga Resah
Derasnya hujan, lanjut Suwarno, menyebabkan material longsor terbawa hingga ke jalan raya. Akibatnya, akses jalan penghubung antar kecamatan ini tidak dapat dilalui kendaraan untuk sementara waktu.
"Sepeda motor masih bisa lewat, tetapi harus didorong," terangnya.
Ia menyebutkan material longsor terdiri dari batuan bercampur lumpur dengan ketebalan sekitar 50 cm. Jalan Ngoro-Trawas yang tertutup material longsor ini memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 6 meter. Oleh karena itu, diperlukan alat berat untuk melakukan evakuasi.
Baca Juga: Tebing Longsor Timpa Bocah Saat Memancing di Sungai Sumber Dandang Mojokerto
Suwarno juga menghimbau agar masyarakat tetap berhati-hati demi keselamatan, mengingat kondisi cuaca di lokasi masih hujan.
"Rekan-rekan masih berupaya untuk mengevakuasi material longsor sambil menunggu alat berat dari DPUPR," tandasnya.