peristiwa

Relawan Gotong Royong Bersihkan Fasum Imbas Banjir di Mojokerto

Kamis, 19 Desember 2024 | 20:12 WIB
Relawan bergotong royong membersihkan fasilitas umum yang terdampak banjir di SDN Tempuran, Mojokerto. (Muhammad Siswanto)

Kabar Mojokerto - Banjir yang melanda Desa Nginggasrembyong dan Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Mojokerto, kini telah surut. Relawan dari berbagai pihak bergotong royong membersihkan material sisa banjir yang menggenangi fasilitas umum.

Berdasarkan pantauan tim Kabar Mojokerto di lokasi, belasan relawan yang berasal dari berbagai penjuru turut serta dalam kegiatan pembersihan di SDN Desa Tempuran. Mereka membersihkan ruang belajar yang terendam banjir, termasuk meja dan kursi yang terlihat kotor akibat genangan air. Beberapa bagian pintu yang rusak juga telah diperbaiki.

Baca Juga: 2 Maling Berjubah Jas Hujan Curi Sepeda Motor Milik Karyawan Top Cell di Mojokerto

Saiful Anam, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Mojokerto, menyampaikan aksi gotong royong ini difokuskan untuk membersihkan fasilitas umum, khususnya yang terdampak banjir. Ia menilai, mengingat minimnya jumlah tenaga pengajar di SDN Tempuran, bantuan pembersihan ini sangat dibutuhkan.

"Kami melihat ini adalah fasilitas umum, dan tempat untuk belajar mengajar. Karena jumlah guru di sini terbatas, kami rasa sangat tepat untuk membantu membersihkan sekolah ini," ujar Saiful kepada Kabar Mojokerto di lokasi pada (19/12/2024).

Aksi gotong royong dimulai sekitar pukul 08.30 WIB pada tanggal 19 Desember 2024. Selama kegiatan tersebut, sembilan ruang kelas telah dibersihkan, termasuk meja dan kursi yang terendam. Proses pembersihan selesai sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca Juga: Gadis Ditemukan Tergeletak Berdarah di Mojokerto, Diduga Korban Begal

"Meski tidak ada kerusakan yang parah, namun banyak dokumen yang hanyut akibat terendam banjir," jelasnya.

Selain dilakukan secara manual, proses pembersihan ini juga mendapat dukungan dari BPBD Kabupaten Mojokerto berupa dua unit pompa air.

"Alhamdulillah, tidak ada kesulitan berarti, semuanya berjalan lancar," tandas Saiful.

Tags

Terkini