Mensos Gus Ipul Tinjau Banjir di Mojokerto, Pastikan Kecukupan Logistik untuk Warga Terdampak

Photo Author
Muhammad Siswanto, Kabar Mojokerto
- Sabtu, 14 Desember 2024 | 21:39 WIB
Menteri Sosial Gus Ipul menyapa dan berbincang langsung dengan warga terdampak banjir di Mojokerto. (Muhammad Siswanto)
Menteri Sosial Gus Ipul menyapa dan berbincang langsung dengan warga terdampak banjir di Mojokerto. (Muhammad Siswanto)

Kabar MojokertoMenteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Mojokerto. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bantuan logistik bagi warga yang terdampak bencana banjir tercukupi.

Didampingi oleh Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Gus Ipul tiba di posko yang sekaligus berfungsi sebagai dapur umum di Balai Desa Nginggasrembyong, Kecamatan Sooko, Mojokerto, pada Sabtu, (14/12/2024) sekitar pukul 14.17 WIB.

Dalam kunjungannya, Gus Ipul menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi antara berbagai instansi terkait, seperti TNI, Polri, Pemda, Pemprov, Tagana, BNPB, BPBD, serta organisasi nonpemerintah, yang telah turut serta dalam penanganan bencana ini, termasuk dalam proses evakuasi warga yang terdampak.

"Alhamdulillah, banjir di sini sudah mulai surut. Sebelumnya, ada sekitar 4.000 pengungsi, namun sekarang jumlahnya tinggal 1.600 orang," kata Gus Ipul saat berbincang dengan wartawan di lokasi.

Baca Juga: Banjir di Dua Desa Mojokerto Mulai Surut, Warga Bersihkan Rumah

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ikut memasak untuk memenuhi kebutuhan makanan pengungsi di posko bencana. (Muhammad Siswanto)

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan peran Kementerian Sosial (Kemensos) dalam penanganan bencana ini adalah menyediakan bantuan logistik serta tempat pengungsian (shelter). Hal ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik dengan Dinas Sosial Kabupaten/Kota dan Pemerintah Provinsi.

"Saat ini, tugas kita adalah melayani pengungsi dengan baik. Bantuan yang tersedia cukup banyak, baik dari pemerintah maupun masyarakat umum. Ini sangat luar biasa," tambahnya.

Baca Juga: Warga Mojokerto Pasang Spanduk Sindiran Soal Banjir di Pintu Air Sipon

Gus Ipul juga menegaskan setelah banjir dinyatakan surut, tahap rehabilitasi akan segera dimulai. Proses pembangunan rumah-rumah yang terdampak banjir akan dilakukan sesuai dengan tingkat kerusakan.

"Kami juga menyediakan santunan bagi korban yang meninggal dunia atau terluka akibat bencana banjir ini," ujarnya menutup.

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengungkapkan jika pihaknya telah mengerahkan sedikitnya tiga pompa air untuk menguras genangan yang ada di pemukiman warga. Selain itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) juga telah menurunkan alat berat untuk menormalisasi sungai yang meluap.

"Sejak pagi tadi, sudah ada tiga pompa yang bekerja, dan kini air mulai surut. Kami akan menambah pompa lagi untuk mempercepat proses pengeringan. Sebagian eceng gondok yang menyumbat aliran air juga sudah dibersihkan," jelasnya.

Adhy Karyono juga mengingatkan meskipun banjir sudah mulai surut, pihaknya tetap waspada terhadap kemungkinan hujan deras yang dapat menyebabkan banjir susulan. Hingga saat ini, penyebab pasti banjir tersebut belum dapat dipastikan, meskipun diduga meluapnya sungai Avur Watudakon akibat adanya sumbatan, termasuk di dam siphon.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X