Ini Karier Tom Lembong, Eks Menteri Jokowi yang Kini Bebas Lewat Abolisi Prabowo

Photo Author
Fanda Yusnia, Kabar Mojokerto
- Senin, 4 Agustus 2025 | 09:00 WIB
Tom Lembong didampingi istri, Anies Baswedan, dan para pendukung saat keluar dari Rutan Cipinang, Jakarta, Jumat (1/8/2025), usai menerima abolisi dari Presiden Prabowo. (Sumber Foto: Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant)
Tom Lembong didampingi istri, Anies Baswedan, dan para pendukung saat keluar dari Rutan Cipinang, Jakarta, Jumat (1/8/2025), usai menerima abolisi dari Presiden Prabowo. (Sumber Foto: Bloomberg Technoz/Andrean Kristiant)

Kabar Mojokerto - Tom Lembong, mantan Menteri Perdagangan 2015-2016, resmi dibebaskan dari seluruh hukuman pada 1 Agustus 2024 berkat keputusan abolisi Presiden Prabowo Subianto.

Vonis penjara selama empat tahun enam bulan yang dijatuhkan kepadanya dalam kasus korupsi izin impor gula otomatis dibatalkan dan proses hukum terhadapnya dihentikan.

Abolisi ini juga menghapus stigma negatif terhadap Tom Lembong yang sebelumnya dianggap merugikan negara hingga Rp194 miliar.

Ini profil Tom Lembong yang baru saja mendapatkan pengampunan Prabowo. Tom adalah sosok ekonom dan politisi berpengalaman yang pernah menjadi Menteri Perdagangan di era pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Suryadharma Ali Wafat, Eks Menag yang Terjerat Kasus Korupsi Penyelengaraan Haji

Kedekatannya dengan Jokowi bermula dari perannya sebagai penasihat ekonomi saat Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Setelah masa jabatan menteri, Tom melanjutkan kariernya sebagai Kepala BKPM, yang kini dikenal sebagai Kementerian Investasi.

Di pemilu 2024, Tom juga aktif sebagai Co-Captain Tim Pemenangan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Lahir pada 4 Maret 1971, Tom menempuh pendidikan dasar di Jakarta sebelum melanjutkan studi di Harvard University, AS, dengan gelar Bachelor of Arts di bidang arsitektur dan tata kota pada 1994.

Melansir Bloomberg, karier profesional Tom dimulai di sektor keuangan, termasuk posisi staf di Morgan Stanley Singapura dan senior manager di Makindo Securities Jakarta.

Baca Juga: Mantan Menko Perekonomian Kwik Kian Gie Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun

Pengalaman lain termasuk investment banker di Deutsche Securities dan jabatan senior di Badan Penyehatan Perbankan Nasional dari 2002 hingga 2005.

Tom juga mendirikan Quvat Management, sebuah perusahaan dana ekuitas swasta pada 2006, dan pernah menjadi Presiden Komisaris PT Graha Layar Prima Tbk.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai pemilik bisnis bioskop Blitz Megaplex yang cukup populer di Indonesia.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Misi Besar Prabowo di Pidato Sidang Umum PBB

Senin, 22 September 2025 | 19:04 WIB

Intip Harta Kekayaan Qodari yang Kini Jadi Kepala KSP

Kamis, 18 September 2025 | 15:55 WIB

Ini Alasan Dibalik Rahayu Saraswati Mundur dari DPR RI

Kamis, 11 September 2025 | 17:50 WIB

Prabowo Sebut Ada Gejala Tindakan Makar dan Terorisme

Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:02 WIB
X