Kabar Mojokerto - Salah satu kader PKB, Junaedi Malik berambisi berlaga di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Mojokerto 2024. Namun, koalisi partai yang dibentuk Junaedi pun kandas.
Juned, sapaan akrabnya, sempat mendeklrarasikan diri bersama Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto, M. Harun, sebagai pasangan calon wali kota-wakil wali kota di Pilwakot Mojokerto 2024. Bahkan mereka telah membentuk koalisi tiga partai. Yakni PKB , Gerindra dan PPP.
Belakangan, Gerindra dan PPP beralih ke calon lawan kuat, Ika Puspitasari atau Ning Ita. Kedua partai ini telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk petahana itu.
Sekretaris DPC PPP Kota Mojokerto, Iwut Widiantoro membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, surat rekomendasi untuk Ning Ita diserahkan langsun oleh Ketua DPW PPP Jatim Mundjidah Wahab. Penyerahan berlansung di Kantor DPW PPP Jawa Timur pada Senin (12/8/2024) lalu.
Akan tetapi, Iwut tak mengetahui secara pasti pertimbangan DPP mengeluarkan rekomendasi untuk Ning Ita.
“Kalau ngomong pertimbangan kita tidak bisa. Perintah dari DPP kita laksanakan karena rekom dari DPP,” katanya kepada Kabar Mojokerto, Rabu (14/8/2024).
Baca Juga: PDIP Barpaling dari Gus Barra ke Pasangan Ikfina - Gus Dulloh di Pilbub Mojokerto
Artikel Terkait
KPU Kabupaten Mojokerto Gencarkan Sosialisi ke Desa, Kejar Target 90 Persen Partisipasi Pemilih
Resmi ! Pasangan Gus Barra dan Rizal Deklarasi Cabup - Cawabup Mojokerto 2024, Ini Akronimnya
Ini Alasan Dokter Rizal Dampingi Gus Barra Maju di Pilkada Mojokerto 2024
Visi Misi Calon Wali Kota Mojokerto Harus Sesuai RPJPD 2025-2045
PDIP Barpaling dari Gus Barra ke Pasangan Ikfina - Gus Dulloh di Pilbub Mojokerto