Kabar Mojokerto - PKB mengahadapi tantangan tak mudah diperhelatan Pilwali Kota Mojokerto 2024. Sebab, PKB sendirian mengusung bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto, Junaedi Malik - Chusnun Amin.
Sedangkan lawannya, sang petahana Ika Puspitasari atau Ning Ita - Rachman Sidharta Arisandi disokong oleh 16 partai. 8 di antaranya, partai parlemen di DPRD Kota Mojokerto.
Pengamat politik dari Universitas Islam Majapahit (UNIM) Ahmad Hasan Afandi menilai, Junaedi - Amin akan berat mengalahkan pasangan petahana tersebut. Selain karena hanya didukung PKB, popularitas dan modal politik Junaedi - Amin jauh dari pasangan Ning - Cak Sandi.
Apalagi, Ning Ita memilih wakil berlatarbelakang akademisi yang sebelumnya menjabat sebagai Rektor UNIM. Sehingga kolaborasi antara politisi dan akademisi dinilai sempurna untuk membangun Kota Mojokerto.
“Inilah pasangan yang pas ditengah kondisi saat ini dengan menggandeng akademisi, tidak dari parpol. itu salah satu kelebihannya (pasangan Ning Ita - Cak Sandi),” katanya kepada wartawan, Jumat (30/8/2024).
Baca Juga: Hanya Diusung PKB, Junaedi - Amin Resmi Daftar Ke KPU Kota Mojokerto
Artikel Terkait
Gerindra-PPP Berpaling ke Ning Ita Kandaskan Ambisi Junaedi di Pilwakot Mojokerto
Ning Ita Duet Bareng Akademisi di Pilwakot Mojokerto 2024, Ini Sosoknya
KPU Kota Mojokerto Jalankan Putusan MK di Pilwakot 2024, Simak Aturan dan Syaratnya
KPU Kabupaten Mojokerto Tunjuk RSUD Dr Soetomo untuk Tes Kesehatan Bapaslon Pilkada
Ini Syarat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto 2024 Sesuai Putusan MK
Alasan Pasangan Mubarok Pilih Rabu untuk Mendaftar ke KPU Kabupaten Mojokerto
Gandeng Mantan Ketua KPU, Junaedi Siap Hadapi Koalisi Gemuk Ning Ita di Pilwali Mojokerto