Jika kembali terpilih sebagai Buapati Mojokerto, Abah Anza berpesan kepada Ikfina agar menjadi pemimpin yang dapat mensejahterakan rakyatnya, bukam hanya mementingkan kepentingan pribadi, kelompok, keluarga apalagi memperkaya diri sendiri.
Menurutnya, kriteria pemimpin yang baik dalam Islam yaitu memiliki niat suci dan hati bersih.
"Bersih tidak cacat hukum, selama kepemimpinan Bu Ikfina, saya belum pernah mendengar beliau tersandung masalah hukum. Pemimpin juga harus memiliki iman yang kuat, pemimpin yang bisa dipercaya tidak suka membohongi rakyatnya, janji-janji (Kampanye) harus terealisasi,” ungkap Abah Anza.
Baca Juga: Restu Kiai Chusaini Dukung Ikfina-Gus Dulloh untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Mojokerto
KH Anwar Zahid menambahkan, saat ini emansipasi wanita memiliki peran hebat dalam kepemimpinan. Ia menyebut, Ikfina saat sebagai Bupati Mojokerto di periode lalu telah mempunyai sederat keunggulan dan prestasi yang sudah diakui.
Untuk periode kedua ini, Ia berpesan agar tak mengabaikan pondok pesantren. Apalagi para kiai.
“Karena tugas Kiai salah satunya untuk kemaslahatan umat, termasuk mengingatkan pemimpin atau pejabat di daerahnya. Saya berdoa dan berharap Allah mentakdirkan pemimpin-pemimpin yang terbaik," beber Pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Bojonegoro ini.
Artikel Terkait
Ikfina dan Gus Dulloh Janji Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Trowulan
Ikfina-Gus Dulloh di Mata Budayawan, Diyakini Mampu Bawa Mojokerto Semakin Maju
Penipu Pengusaha Katering di Mojokerto Bermodus Ngaku ASN Tak Melawan Divonis 2 Tahun Bui
Ikfina-Gus Dulloh Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur di 299 Desa dan Tingkatkan Sistem Fasyankes
Libatkan 100 Pekerja, KPU Kabupaten Mojokerto Targetkan Sorlip Surat Suara Rampung 2 November