Ini Rumah Sakit dan Poliklinik yang Pertama Berdiri di Mojokerto

Photo Author
Muhammad Gusta, Kabar Mojokerto
- Sabtu, 4 Januari 2025 | 10:30 WIB
RS Gatoel Mojokerto merupakan rumah sakit pertama di Mojokerto.  (Kabarmojokerto.id/Muhammad Lutfi Hermansyah)
RS Gatoel Mojokerto merupakan rumah sakit pertama di Mojokerto. (Kabarmojokerto.id/Muhammad Lutfi Hermansyah)

 

Kabar Mojokerto- Banyaknya rumah sakit dan poliklinik, baik milik pemerintah maupun swasta memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan. Lain cerita pada zaman sebelum kemerdekaan, fasilitas kesehatan sangat langka dan mahal.

 

Lantas muncul pertanyaan, di mana rumah sakit dan poliklinik pertama berdiri di Mojokerto? Untuk menjawab pertanyaan ini, Kabar Mojokerto melansir artikel yang ditulis Pemerhati Sejarah Mojokerto, Ayuhanafiq. Menurutnya, rumah sakit pertama adalah RS Gatoel di Jalan Raden Wijaya, Kota Mojokerto.

 

"Rumah Sakit Gatoel adalah rumah sakit tertua di Mojokerto. Didirikan pada masa kolonial oleh grub pabrik gula bernama Eschauzier Concern milik Gerald Eschauzier," terang Ayuhanafiq dikutip Kabar Mojokerto, Sabtu (4/1/2025).

Baca Juga: Berdirinya RS Reksa Waluya Jadi Bukti Nyata Toleransi di Mojokerto

Gerald Eschauzier memulai bisnis produksi gula dengan bahan baku tebu di Mojokerto tahun 1926. Pabrik Gula Sentanen Lor di Kota Mojokerto menjadi pabrik pertama yang ia dirikan. Bisnisnya terus berkembang sampai ia mempunyai 8 pabrik gula di Bumi Majapahit.

 

"Pertengahan tahun 1927 mulai ada pemikiran dari Eschauzier Concern untuk membangun rumah sakit sendiri. Diharapkan dengan adanya rumah sakit milik perusahaan, kontrak kerja sama dengan rumah sakit HVA Pare (Kediri) bisa diakhiri," jelas Ayuhanafiq.

 

Ketua Divisi Kajian dan Pengembangan Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto ini menuturkan, Eschauzier Concern akhirnya membangun rumah sakit yang kini menjadi RS Gatoel.

Awalnya, rumah sakit ini khusus melayani karyawan pabrik gula. Kemudian menjadi rumah sakit pusat Divisi Narotama pada masa perang kemerdekaan.

 

Kemudian setelah Indonesia merdeka, RS Gatoel menjadi aset PTPN X. Sebagian gedung dan lahannya menjadi fasilitas Detasemen Kesehatan Tentara atau RS DKT. Sebelum mendirikan rumah sakit, ternyata Eschauzier Concern lebih dulu membangun poliklinik sekitar tahun 1926.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X