Awal Tahun 2025 Sudah Ada 774 Pasangan di Mojokerto Ajukan Cerai

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 08:00 WIB
Kantor Pengadilan Agama Mojokerto
Kantor Pengadilan Agama Mojokerto

"Banyak perempuan yang merasa hubungan tersebut sudah tidak sehat lagi, dan mereka memilih untuk mengambil langkah tegas untuk keluar dari situasi yang sulit," jelas Farhan.

Baca Juga: Polres Mojokerto Ungkap 59 Kasus Kriminal dan Tangkap 81 Tersangka Selama Operasi Pekat Semeru 2025

Tren Penurunan di Tengah Bulan Ramadan

Farhan juga mengungkapkan bahwa meskipun fenomena perceraian di awal tahun terlihat signifikan, angka permohonan cerai biasanya akan menurun pada pertengahan tahun, terutama mulai bulan Maret hingga Juni. Hal ini salah satunya disebabkan oleh bulan Ramadan, di mana banyak pasangan memilih untuk menunda keputusan perceraian guna melakukan evaluasi diri.

"Pada bulan Maret ini, biasanya permohonan cerai akan menurun drastis. Banyak pasangan yang memanfaatkan bulan Ramadan untuk introspeksi diri sebelum memutuskan untuk berpisah,” ujar Farhan.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X