Kasus DBD Melonjak, Bupati Mojokerto Turun Tangan Lakukan Fogging di Pacet

Photo Author
Deni Lukmantara, Kabar Mojokerto
- Senin, 14 April 2025 | 14:30 WIB
Bupati Mojokerto, Gus Barra, memimpin langsung kegiatan fogging di Dusun Mungkut, Pacet, sebagai langkah cepat tangani lonjakan kasus DBD (Deni Lukmantara)
Bupati Mojokerto, Gus Barra, memimpin langsung kegiatan fogging di Dusun Mungkut, Pacet, sebagai langkah cepat tangani lonjakan kasus DBD (Deni Lukmantara)

Kabar Mojokerto – Sebagai respons terhadap meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra turun langsung melakukan pengasapan (fogging) di Dusun Mungkut, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, pada Senin pagi (14/4/2025). 

Langkah ini dilakukan menyusul banyaknya aduan warga yang diterima melalui media sosial terkait merebaknya penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut. 

Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu hadir bersama Camat Pacet, Forkopimca, dan perangkat desa setempat untuk memantau langsung proses fogging. 

Baca Juga: Kabupaten Mojokerto Ajukan Empat Rombel untuk Jenjang SMP Sekolah Rakyat Tahun Ini

“Beberapa hari lalu saya menerima informasi dari masyarakat melalui media sosial bahwa banyak warga terserang DBD. Hari ini kami langsung turun untuk menindaklanjuti dengan melakukan fogging,” ujar Gus Barra di lokasi kegiatan. 

Warga sekitar menyebutkan bahwa kasus DBD di wilayah mereka mulai bermunculan sejak awal tahun 2025 dan jumlah penderitanya terus bertambah hingga sekarang. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian. 

Selain pengasapan, Bupati juga mengingatkan pentingnya upaya mandiri masyarakat dalam memberantas sarang nyamuk.

Ia menekankan bahwa fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa, sementara jentik dan telur nyamuk hanya dapat diberantas dengan penerapan langkah-langkah 3M: menguras tempat penampungan air, menutup wadah-wadah air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air hujan. 

Baca Juga: Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul: Sangat Memadahi

“Kita sedang berada dalam musim rawan DBD. Saya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih dan tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” tambahnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Gus Barra juga menyempatkan diri mengunjungi beberapa warga yang anggota keluarganya sedang menjalani perawatan akibat DBD. Ia memastikan mereka menerima layanan kesehatan secara layak dan tanpa hambatan administratif.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X