Kabar Mojokerto- Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra menerima banyak keluhan terkait pelayanan kesehatan melalui media sosial pribadinya. Ia secara tegas menyampaikan bakal turun gunung sendiri apabila masih mendapat keluhan dari masyarakat.
Hal itu disampaikan Gus Barra saat memimpin monitoring dan evaluasi (monev) Smartroom Satya Bina Karya, Jumat (14/4). Ia turut didampingi Wakil Bupati Mojokerto dr Muhammad Rizal Ovatian.
Monev ini diikuti Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmat Rokhmawan, Pimpanan Cabang BPJS Mojokerto Elke Winasari.
Juga Direktur RSUD Prof dr. Soekandar dan RSUD R.A Basoeni, serta 27 Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Mojokerto.
Gus Barra menyampaikan, akhir-akhir ini akun media sosialnya dibanjiri keluhan tentang pelayanan kesehatan kepada masyarakat setelah peluncuran program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas pada Rabu (9/4) lalu.
Karena itu, ia meminta para pimpinan fasilitas kesehatan untuk selalu fokus dan optimal sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Tak hanya pada tingkat Puskesmas, tetapi juga untuk fasilitas kesehatan yang lain, seperti RSUD, klinik kesehatan, maupun Dokter Praktek Pribadi (DPP).
Artikel Terkait
Hanya Tunjukkan NIK, Warga Mojokerto Peserta JKN Bisa Berobat di Fasilitas Kesehatan
Gus Barra Resmikan Layanan Dialisis dan Kring Bazz RSUD RA Basoeni, Pasien Bisa Konsultasi Daring
Tim PKRS RSUD Soekandar Mojokerto Sambangi Siswa SLB, Edukasi Etika Batuk dan Cuci Tangan yang Benar
Bupati Mojokerto Tegaskan Tak Ada Batasan Maksimal Layanan Rawat Inap Peserta BPJS