48.000 bibit rumput odot untuk kelompok di Jetis.
500 kg pupuk NPK serta 1.250 bibit tanaman produktif seperti kopi dan kakao.
50 ekor kambing PE untuk kelompok tani di Pacet dan Trawas.
Nurayadi juga menyoroti kemajuan produksi pertanian daerah. Ia menyebutkan bahwa produksi padi di bulan April 2025 mencapai 75.782 ton, melonjak tajam dari capaian tahun sebelumnya yang hanya 40.932 ton.
“Ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Selain itu, kita juga mencatat surplus jagung sebesar 200 ribu ton dan beras sebanyak 50 ribu ton pada akhir 2024,” jelasnya dengan optimis.
Baca Juga: Polres Mojokerto Kota Gelar Sertijab, Rotasi Jabatan Tingkatkan Kinerja dan Soliditas Tim
Ia memastikan bahwa bantuan tak hanya terbatas pada bibit dan ternak. Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan berkelanjutan seperti pupuk, pestisida, hingga akses BBM bersubsidi untuk mendukung kegiatan pertanian.
Menutup laporannya, Nurayadi mengapresiasi perhatian dan dedikasi Bupati Mojokerto terhadap sektor pertanian. Ia berharap sinergi antara kelompok tani dan pemerintah terus diperkuat demi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi berbasis agrikultur di Mojokerto.
Artikel Terkait
Puslitbang Polri Kunjungi Mojokerto, Teliti Kejahatan Digital demi Pencegahan yang Lebih Efektif
Gus Barra Soroti Fenomena Atlet Mojokerto Wakili Daerah Lain
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Mojokerto Kota Asah Skill Pengendalian Massa Lewat Latkatpuan Dalmas
Pemkab Mojokerto Genjot Kapasitas Koperasi dan UMK Lewat Pelatihan Akuntansi
Ning Ita dan SSB Hadirkan Sarapan Gratis di Rumah Rakyat, Warga Mojokerto Antusias Menikmati
Perkuat Sinergi, Kapolres Mojokerto Kota Jalin Silaturahmi dengan PCNU di Ponpes Miftakhul Hikmah