Kabar Mojokerto – Kepolisian Daerah Jawa Timur resmi memulai pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri yang berlokasi di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (5/6/2025). Proyek strategis ini menjadi bagian dari program nasional Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan serentak oleh 12 Polda di Indonesia dan disiarkan secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Panen Raya Jagung Kuartal II yang dibuka secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Kalimantan Barat.
Acara pembukaan di Mojokerto dimulai pukul 08.50 WIB dan berlangsung hingga siang hari. Suasana semakin meriah dengan penampilan seni hadrah serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim.
Sejumlah pejabat penting hadir dalam acara tersebut, termasuk Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo yang mewakili Gubernur Jawa Timur. Hadir pula para pejabat utama dari Polda Jatim seperti Karolog, Karorena, serta para kepala bidang lainnya.
Baca Juga: Pemkab Mojokerto Percepat Normalisasi Sungai di 10 Desa, Antisipasi Banjir dan Dukung Musim Tanam
Kapolres Mojokerto dan Kapolres Mojokerto Kota, serta Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota Mojokerto, turut ambil bagian dalam kegiatan ini, bersama dengan perwakilan dari Bulog, unsur TNI, dan tokoh masyarakat setempat.
Gudang ini dibangun oleh CV Ruas Bambu Malang dengan pengawasan teknis dari Elemen 33 sebagai konsultan konstruksi. Dirancang mampu menampung hingga 1.000 ton hasil pertanian, fasilitas ini ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kerja.
Kombes Pol Harries Budiharto selaku Karorena Polda Jatim menyatakan bahwa proyek ini didanai oleh anggaran tahun 2025 dan ditekankan agar proses pembangunannya sesuai dengan jadwal dan tanpa kecelakaan kerja. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja sama secara maksimal demi kelancaran pembangunan.
“Kami ingin pembangunan ini berjalan efisien, tepat biaya dan waktu, serta yang paling penting, tanpa insiden apa pun,” ujar Harries.
Sementara itu, Presiden Prabowo dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual menegaskan bahwa Indonesia sedang berada di jalur menuju kemandirian pangan. Ia optimis bahwa pada tahun 2026, Indonesia tidak lagi membutuhkan impor jagung.
“Kita sedang bergerak menuju kedaulatan pangan. Bahkan saya yakin, Indonesia akan mampu menjadi lumbung pangan dunia,” ungkap Presiden.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam laporan nasionalnya menjelaskan bahwa Polri saat ini menargetkan pengelolaan lahan seluas satu juta hektar. Pada panen kali ini, hasil dari lahan seluas 344.524 hektar diperkirakan mencapai hingga 2,54 juta ton.
Untuk memastikan hasil panen terserap maksimal, Polri menggandeng Bulog dengan harga beli sebesar Rp5.500 per kilogram.
Baca Juga: Dua Anggota Polres Mojokerto Kota Naik Pangkat Usai 37 Tahun Mengabdi
Artikel Terkait
788 GTT dan PTT Mojokerto Terima Insentif, Pemkab Dukung Pendidikan Berkualitas
Mayoritas Warga Mojokerto Puas! Ini Hasil Survei TRI atas Kinerja 100 Hari Gus Barra-Rizal
RDP Bersama DPRD, BPR Majatama Mojokerto Pastikan Kondisi Keuangan Sehat
Dua Anggota Polres Mojokerto Kota Naik Pangkat Usai 37 Tahun Mengabdi
Pemkab Mojokerto Percepat Normalisasi Sungai di 10 Desa, Antisipasi Banjir dan Dukung Musim Tanam