Polres Mojokerto Kota dan Pemkot Tanam Jagung di Lahan Tidur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Selasa, 21 Januari 2025 | 15:04 WIB
Saat penanaman jagung oleh Kapolres Mojokerto Kota, Pj. Wali Kota, dan jajaran di lahan seluas 2,56 hektar sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan. (M Lutfi Hermansyah)
Saat penanaman jagung oleh Kapolres Mojokerto Kota, Pj. Wali Kota, dan jajaran di lahan seluas 2,56 hektar sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan. (M Lutfi Hermansyah)


Kabar Mojokerto -
Polres Mojokerto Kota bersama Pemerintah Kota Mojokerto melaksanakan program penanaman jagung di atas lahan seluas 2,56 hektar yang terletak di Kelurahan Blooto, Prajurit Kulon

Kegiatan ini memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak digunakan atau dikenal dengan istilah lahan tidur. 

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri, Pj. Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro, Sekda Gaguk Try Prasetyo, Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja, Dandim 0815 Letkol Inf Rully Noriza, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto. 

Baca Juga: Sosok Bripka Muliono, Polisi di Mojokerto Nyambi Jadi Petani

Sebelum melakukan penanaman jagung, mereka mengikuti acara tanam jagung serentak di seluruh Indonesia yang diselenggarakan secara daring.

Acara terebut dipusatkan di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, yang turut diikuti oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, serta Ketua Gugus Tugas Pangan Polri Komjen Dedi Prasetyo. 

“Kami di Kota Mojokerto melaksanakan penanaman jagung di atas lahan seluas 2,56 hektar,” kata Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda Slamet Hariono, yang mewakili Kapolres AKBP Daniel, pada Selasa, (21/1/2025). 

Slamet menjelaskan lahan tersebut sebelumnya merupakan aset Pemkot Mojokerto, namun kini telah diserahkan kepada Polres Mojokerto Kota untuk dikelola. Ia juga mengungkapkan bahwa tanaman jagung ini diperkirakan akan siap dipanen dalam waktu sekitar tiga bulan. 

Baca Juga: Satlantas Polres Mojokerto Kota Sosialisasi Peran Juru Parkir dalam Lalu Lintas

Para petani yang menggarap lahan ini berasal dari kelompok tani yang dibimbing oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Dinas Pertanian Kota Mojokerto

"Target hasil panen sekitar 6 ton per hektar, sehingga dengan total luas lahan 2,56 hektar, diperkirakan panen jagung ini dapat menghasilkan sekitar 15 ton," tambahnya. 

Pj. Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, memberikan dukungan penuh terhadap program ini, karena bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, sesuai dengan Asta Cita Presiden Joko Widodo. 

Baca Juga: Info Lur! Kantor Polsek Gedeg Mojokerto Pindah ke Jalan Raya S Prawiro Sudirjo

“Menghadapi jumlah penduduk yang mencapai 200 juta, masalah pangan adalah hal yang sangat krusial. Oleh karena itu, pemerintah berupaya secepat mungkin untuk mencapai swasembada pangan, dan Polri memiliki peran strategis dalam hal ini,” ujarnya. 

Selain menyerahkan lahan, Pemkot Mojokerto juga memberikan dukungan berupa bantuan peralatan kepada kelompok tani yang terlibat dalam program ini. 

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X