Bando merak dijual Rp35 ribu per buah, sedangkan mahkota lain seperti daun emas, bulu, atau kupu-kupu dibanderol Rp20-30 ribu.
Untuk varian terbaru seperti bando bunga mekar dan bando kelinci, harga dipatok antara Rp10 ribu hingga Rp19 ribu per buah. Cicin menyebut banyak pembeli yang memesan secara online, namun tidak sedikit pula yang datang langsung ke tempat produksinya.
Usaha ini dirintis sejak 2019 secara otodidak, berawal dari hobi membuat kerajinan tangan saat masih bersekolah dasar di Ponorogo.
Inspirasi pertama muncul ketika ia menjual gantungan kunci flanel buatan tangan sendiri kepada teman-teman sekolah. Saat pandemi melanda, ia mulai memproduksi face shield karakter dan kemudian mengembangkan lini produknya lebih luas.
Baca Juga: Lowongan Magang di Jasa Raharja 2025 Dibuka, Cek Syaratnya
Merek Chichin Craft resmi ia bangun pada tahun 2021 untuk memperkuat identitas bisnisnya. Selain hiasan kepala, ia juga membuat produk kreatif lainnya seperti celengan, topeng, bunga meja, dan tempat pensil.
Dari usahanya ini, Cicin berhasil membantu menopang ekonomi keluarga secara konsisten dari rumah.
“Syukur alhamdulillah, hasilnya bisa bantu menambah penghasilan dan memberdayakan ibu-ibu sekitar,” tutupnya dengan senyum.
Artikel Terkait
Catat! Ini 17 Kebutuhan Pokok yang Harganya Naik di Pasar Tradisional Mojokerto
Ekonomi Lesu, Apakah Investasi Emas Menguntungkan Bagi Warga Mojokerto?
Lowongan Magang di Jasa Raharja 2025 Dibuka, Cek Syaratnya
Hore! BSU Batch 4 Cair, Begini Cara Ceknya
Kenapa Tamu Hotel di Mojokerto Hanya Menginap 1 Hari? Data BPS Ungkap Alasannya