Ratusan Hektare Sawah Warga di Mojokerto Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Rabu, 18 Desember 2024 | 19:59 WIB
Sawah di Desa Tempuran, Sooko, Mojokerto, terendam banjir.  (Kabarmojokerto.id/M Lutfi Hermansyah)
Sawah di Desa Tempuran, Sooko, Mojokerto, terendam banjir. (Kabarmojokerto.id/M Lutfi Hermansyah)

Lahan pertanian terdampak banjir

di Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro seluas 14 hektare untuk tanaman padi dengan umur tanam 12-20 hari.

Baca Juga: Mensos Gus Ipul Tinjau Banjir di Mojokerto, Pastikan Kecukupan Logistik untuk Warga Terdampak

Areal persawahan di Desa Balongmasin dan Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging seluas 18 hektare. Jenis tanamannya berupa padi dengan umur tanam 21-28 hari.

 

Pertanian terdampak banjir di Kecamatan Bangsal total seluas 74 hektare yang semuanya adalah lahan bero.

 

Lahan pertanian terdampak banjir di lima desa Kecamatan Mojosari yaitu, Desa Kedunggempol, Desa Desa Jotangan, Desa Kebondalem, Desa Modopuro dan Desa Randubango.

 

"Total luas lahan pertanian di Mojosari terdampak banjir seluas 95 hektare, dengan umur tanaman antara 7-10 HST. Ada 11 hektare di Desa Jotangan yang 73 HST," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X