Kabar Mojokerto -Dua perempuan kakak beradik asal Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, berhasil menggagalkan aksi maling yang dilakukan dua pemuda asal Sidoarjo. Dalam kejadian yang berlangsung dramatis itu, satu pelaku berhasil diamankan, sementara satu lainnya melarikan diri.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu malam, (20/4/2025), di sebuah toko milik Usman Alibi yang terletak di Desa Windurejo. Insiden bermula ketika seorang pria datang berpura-pura menjadi pembeli, sementara rekannya diam-diam menyelinap ke dalam toko dan mencoba mengambil uang dari laci kasir.
Lalilutan Nafisah (21), putri pemilik toko yang juga penjaga toko, awalnya tidak menyadari adanya niat jahat. Ia menceritakan, pelaku datang dan memesan air mineral, lalu membayar dan kembali memesan bensin. Tindakan pria itu semula tampak wajar, namun ketika meminta diisikan bensin untuk ketiga kalinya, Nafisah yang akrab disapa Elsa mulai curiga karena posisi pria itu terus berada di belakangnya.
Baca Juga: Puslitbang Polri Kunjungi Mojokerto, Teliti Kejahatan Digital demi Pencegahan yang Lebih Efektif
“Saya mulai curiga karena dia seperti mengulur waktu dan gerak-geriknya mencurigakan,” ujar Elsa.
Kecurigaan itu terbukti saat ia melihat ada orang asing di dalam toko. Mengira itu kakaknya, Elsa langsung mengecek dan mendapati seorang pria asing berdiri di dekat laci. Ketika ditanya, pria itu beralasan ingin membeli sesuatu, tapi jawabannya membuat Elsa makin yakin ada yang tidak beres.
Tanpa pikir panjang, Elsa langsung berteriak, "Maling! Maling!" Namun, teriakannya tidak langsung mengundang perhatian warga. Sementara itu, kedua pria tersebut buru-buru kabur dengan sepeda motor Honda CRF merah-hitam.
Elsa berusaha menahan salah satu pelaku dengan menarik tubuhnya, hingga terjadi perlawanan yang menyebabkan ia sempat terjatuh. Meskipun begitu, Elsa tetap berusaha menahan pelaku sekuat tenaga.
Mendengar keributan, sang kakak, Altunia Mafatikhul Islamiyah (25), keluar dari rumah dan segera membantu. Ia bahkan sempat terlibat duel fisik dengan salah satu pelaku yang hendak melarikan diri. Sayangnya, pelaku tersebut berhasil meloloskan diri dengan meninggalkan sepeda motornya.
Tak lama kemudian, warga berdatangan dan berhasil mengamankan satu dari dua pelaku. Elsa sempat menginterogasi pelaku yang tertangkap, namun pria tersebut bersikeras tidak melakukan pencurian. Setelah dilakukan penggeledahan, warga menemukan uang tunai sebesar Rp 1 juta yang disembunyikan pelaku di dalam celana dalam.
Baca Juga: Hujan Angin dan Puting Beliung Mengancam Mojokerto Sepekan Kedepan
Elsa juga mengaku kehilangan sejumlah uang dari laci tokonya, yang jika ditotal mencapai sekitar Rp 3,5 juta.
Pelaku yang ditangkap kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian. Kapolsek Kutorejo, AKP Agung Sugiarto, membenarkan jika pelaku bernama Mochamad Khariris alias Gudo (29), warga Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Sedangkan rekan pelaku yang berhasil kabur diketahui bernama M Eko Wahyu alias Gogon (24), juga berasal dari desa yang sama.
“Gudo merupakan pelaku utama yang masuk ke dalam toko dan mengambil uang dari laci. Saat aksinya ketahuan korban, sempat terjadi perlawanan,” jelas AKP Agung.
Artikel Terkait
Begal Payudara Karyawati di Mojokerto Ditetapkan Tersangka
Penangkapan Begal Payudara Karyawati di Mojokerto, Korban: Hukum Biar Jera!
Pedagang Es Puter di Mojokerto Tertipu Pria Ngaku Polisi, Uang Rp 9 Juta Raib Dibawa Kabur
Uang Pedagang Es Puter yang Ditipu Pria Ngaku Polisi untuk Bayar Kuliah Anak
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penipuan Pedagang Es Puter di Mojokerto oleh Pria Ngaku Polisi
Over Kapasitas, Puluhan Napi Lapas Mojokerto Dilayar