Berkat ketelitian dan ketekunan Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto, sidik jari pada telapak tangan kanan ini bisa dipindai menggunakan Mambis (pendeteksi sidik jari). Dari situlah muncul identitas korban.
"Menjelang Magrib kami dapat petunjuk identitas korban. Kami profiling korban, kami langsung datangi keluarganya. Sekitar jam 19.00 WIB dapat identitas korban," jelasnya.
Baca Juga: Alvi Tusuk leher Lalu Mutilasi Jasad Pacar sebelum Dibuang di Mojokerto
Korban mutilasi ini adalah TAS (25), perempuan lajang asal Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Gadis kelahiran Pacitan ini lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Setelah lulus S1 di UTM, korban memilih hidup p bersama pacarnya dan bertempat tinggal di kos Lakarsantri, Surabaya. TAS dan kekasihnya sekitar 5 tahun menjalin hubungan asmara.
“Tidak banyak informasi dari pihak keluarga yang kami dapatkan karena korban karang berkomunikasi. Tetapi kami sudah kantongi identitas pacar korban, masih kami dalami," ungkap Fauzy.
Sebelumya diberitakan, hasil penyisaran di semak-semak jurang Dusun Pacet Selatan menemukan 65 potongan tubuh manusia. 63 potongan berupa jaringan otot, lemak, kulit kepala, serya rambut.
Ukuran rata-rata 17x17 cm. Sedangkan ukuran panjang rambut rata-rata 14 cm.
Sedangkan 2 potongan lainnya berupa telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kanan. Ukuran telapak kaki kiri 21 cm x 9 cm, pergelangan tangan kanan berukuran 16 cm x 10 cm.
Baca Juga: Ini Profil Perempuan Korban Mutilasi yang Potongan Tubuhnya Ditemukan di Jurang Mojokerto
Artikel Terkait
Polisi Libatkan Anjing Pelacak Sisir Lokasi Penemuan Potongan Kaki dan Daging di Jurang Mojokerto
Terjunkan Anjing Pelacak, Polisi Temukan Potongan Tangan Manusia di Jurang Mojokerto
Penemuan Potongan Tubuh Manusia di Jurang Mojokerto Dipastikan Korban Mutilasi
Identitas Korban Mutilasi yang Potongan Tubuhnya Ditemukan di Jurang Pacet Mojokerto Terungkap