Kabar Mojokerto - DS (33) rela membawa cintanya yang tak wajar sampai ke Mojokerto. Ya, perempuan asal Kota Bandar Lampung ini penyuka sesama jenis (lesbian). Sayang ia berakhir di penjara karena memerkosa janda pujaan hatinya.
Perkara ini berawal dari perkenalan DS dengan perempuan berinisial MZ (35) melalui medsos. MZ berstatus janda asal Desa Bening, Gondang, Mojokerto. Selanjutnya, kedua perempuan ini intens berkomunikasi melalui WhatsApp.
Sampai-sampai DS dan MZ begitu akrab di dunia maya. Keakraban tersebut rupanya dimaknai berbeda oleh DS. Ia merasa MZ juga menyukainya.
Sehingga ia rela datang dari Desa Campang Jaya, Sukabumi, Kota Bandar Lampung ke Mojokerto.
DS pun menyewa kamar kos di Perumahan Griya Asri Blok G nomor 4, Desa Brangkal, Sooko, Mojokerto.
"Karena pelaku sudah jauh-jauh datang ke Mojokerto, dia memaksa ingin bertemu korban (MZ)," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Fauzy Pratama, Jumat (18/7/2025).
Baca Juga: Cewek Perkosa Janda Mojokerto di Kos Ancam Korban Pakai Cutter
MZ memang sempat gamang. Ia takut terjadi sesuatu apabila menemui DS. Sebab ini pertama kalinya ia bertemu dengan DS. Oleh karena itu, ia mengajak 2 temannya, PH (18) dan FU (30) untuk menemui DS di kos Perumahan Griya Asri.
Pagi itu sekitar pukul 10.30 WIB, MZ, PH dan FU datang ke kamar kos DS. MZ dan PH langsung masuk ke kamar sebab sama-sama perempuan. Sedangkan DS sedang dipijat oleh terapis panggilan.
Hal tak terduga terjadi begitu tukang pijat meninggalkan lokasi. DS tiba-tiba saja mengunci kamar kos. Sedangkan FU satu-satunya pria di tempat itu, berada di luar.
Pelaku pun mengancam MZ dengan menodongkan pisau cutter.
"Pelaku (DS) memaksa korban membuka baju," terang Fauzy.
Di bawah ancaman senjata tajam, kata Fauzy, MZ yang ketakutan terpaksa membuka celananya.