"Kami profiling korban, kami langsung datangi keluarganya. Saat ini keluarganya sudah datang di Satreskrim Polres Mojokerto," jelas Fauzy.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Fauzy menuturkan, korban ini lahir di Pacitan. Sedangkan keluarganya bertempat tinggal di Lamongan. Setelah lulus S1 di Universitas Trunojoyo, korban tinggal di Surabaya.
“Tiak banyak informasi yang dapat diberikan oleh pihak keluarga. Karena korban dan keluarganya jarang berkomunikasi, mungkin ada satu dan lain hal yang tidak kami ketahui, terang Fauzy.
Baca Juga: Terjunkan Anjing Pelacak, Polisi Temukan Potongan Tangan Manusia di Jurang Mojokerto
Sebelumya diberitakan, hasil penyisaran di semak-semak jurang Dusun Pacet Selatan menemukan 65 potongan tubuh manusia. 63 potongan berupa jaringan otot, lemak, kulit kepala, serya rambut.
Ukuran rata-rata 17x17 cm. Sedangkan ukuran panjang rambut rata-rata 14 cm.
Sedangkan 2 potongan lainnya berupa telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kanan. Ukuran telapak kaki kiri 21 cm x 9 cm, pergelangan tangan kanan berukuran 16 cm x 10 cm.
Sehingga total 65 potongan jasad manusia yang sejauh ini berhasil ditemukan polisi.
Ceceran tubuh manusia ini pertama kali ditemukan Suliswanto (30) di semak-semak Dusun Pacet Selatan pada Sabtu, 6 September sekitar pukul 10.30 WIB. Saat mencari rumput, ia menemukan potongan telapak kaki kiri.