Kabar Mojokerto - Pemuda asal Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Muhammad Saifur Rohman (23) ditangkap polisi karena membobol minimarket di Mojokerto. Aksinya diketahui karena terdeteksi sensor gerak yang memicu alarm berbunyi.
Kapolsek Ngoro Mojokerto Kompol Heru Purwandi mengatakan, aksi pencurian tersebut dilaporkan terjadi di sebuah minimarket tepi Jalan Dusun Kecapangan, Desa/Kecamatan Ngoro, Mojokerto, pada Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.
Pelaku memasuki minimarket dengan cara menjebol plafon. Namun pelaku tak mengetahui jika area minimarket ini terpasang sensor gerak pendeteksi maling.
Sistem alarm toko yang terhubung dengan ponsel karyawan, Sandy Handika (30), langsung berbunyi ketika mendeteksi kehadirannya.
“Saksi pelapor (Sandy) berada di rumah. Ia mendapati alarm toko yang terhubung dengan ponselnya berbunyi. Sehingga dia mencurigai ada orang yang masuk ke dalam toko,” kata Heru kepada wartawan, Selasa (23/9/2025).
Baca Juga: Pemuda Maling Motor di Mojokerto Diduga Cabuli Emak-emak
Sandy mengormasikan hal tersebut ke karyawan lainnya melalui WhatsApp Grup. Ia juga meminta anak buahnya segera mengecek kondosi toko.
Benar saja, sejumlah karyawan mendapati rak rokok dalam kondisi acak-acakan. Atap plafon bagian timur juga jebol. Selain itu, mereka juga mendengarkan suara gaduh di atap Plafon.
Oleh sebab itu, Sandy dan sejumlah anak buahnya segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngoro saat itu juga.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Ngoro lanngsung mendatangi lokasi.
“Pelaku diamankan saat keluar dari toko melalui atap bagian belakang,” ungkap Heru.
Saat diamankan, pelaku membawa tas ransel warna hitam biru berisi 78 bungkus rokok berbagai merek hasil curian.