"Ini kan jalan raya, jadi bukan orang sini saja, penguna jalan juga ikut membuang di situ. Rata-rata membuangnya itu pada waktu malam hari," ungkapmya.
Thomas berharap, tumpukan sampah liar di tepi jalal Nasional itu segera dibersihkan. Sebab, adanya sampah liar menimbulkan bau tak sedap.
Selain itu, ia juga berharap pemerintah segera menerapkan disiplin buang sampah dengan cara menyediakan tempat sampah di setiap Dusun.
"Selain bau, dilihat juga tidak enak, terkadang kalau ada yang iseng membakar takutnya merembet kerumah," ujarnya.
Tumpakan sampah liar tersebut tepat berada di depan rumah kontrakan Endang (80). Perempuan asal Desa Tambakberas, Kecamatan Jombang, Kabupetan Jombang itu menyebut, sudah 7 tahun bermukim di rumah kontrakan dekat tumpukam sampah.
Baca Juga: Akhirnya Sampah Menumpuk di Eks Pasar Kedungmaling Mojokerto Dibersihkan
Ia mengaku prihatin dengan masyarakat yang bandel membuang sampah sembarangan di depan halaman rumahnya. Bagi dirinya, bau busuk akibat tumpukan sampah kini sudsh tak tercium karena sudah terbiasa.
"Saya sudah biasa jadi tidak mencium bau tak sedap. Kecuali kalau hujan jadi bau banget," katanya.
Artikel Terkait
Jorok! Eks Pasar Kedungmaling di Jalan Nasional Mojokerto jadi Tempat Buang Sampah
Eks Pasar Kedungmaling Mojokerto jadi Tempat Buang Sampah, DLH Malah Tunggu Anggaran
Awas! Buang Sampah Sembarangan di Mojokerto Didenda Rp 500 ribu
Satpol PP Lemah Awasi Pembuang Sampah Sembarangan di Mojokerto
Soal Sampah, Warga Seduri Mojosari Kebingungan Buang Dimana