“Tidak gara-gara truk itu, prosesnya sudah terjadi lumayan panjang. Itu kan bawah jembatan ada gorong-gorong yang ditata dengan batu, bukan beton betulan, terus diuruk dan dicor. Karena musim penghujan, jadi tergerus hingga habis,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, lanjut dia, pemdes setempat pernah mengusulkan perbaikan gorong-gorong ke DPUPR Kabupaten Mojokero pada tahun 2024. Namun belum terealisasi.
Untuk penanganan jangka pendek, pihakya menunggu konfirmasi lebih lanjut dari DPUPR.
“PU sudah survei. Tindak lanjut seperti apa terkait penanganan sementaranya belum tahu. Dari teman-teman pu belum ada konfirmasi seperti apa,” pungkas Harfendy.
Artikel Terkait
Seremnya Kerusakan Jalan Poros Desa di Kecamatan Trowulan
Kecelakaan di Jalan Sepi, Dua Pemotor Asal Mojokerto Dirawat Intensif
Tabrak Truk Parkir di Bahu Jalan Bypass Mojokerto, Biker CB 150R Tewas
Duh! Tumpukan Sampah Liar di Pinggir Jalan Mojokerto Dikeluhkan Warga
Jalan Poros Desa di Mojokerto Rusak Parah, Sering Picu Kecelakaan
Pemdes Tutup Mata Soal Jalan Poros Jatirejo - Trowulan Mojokerto Rusak Parah