Kedua, mengonsumsi makanan sehat, bersih, dan bergizi. Rasulullah memberikan penjelasan kandungan nutrisi dan kualitas yang terkandung di dalam suatu makanan.
Maka tidak heran jika menganjurkan umatnya untuk makan makanan tertentu dan melarang mengonsumsi sebagian yang lainnya. Misal, Rasulullah menilai kalau cuka adalah bumbu terbaik.
Ia selalu mengonsumsinya bersama makanan dan sayuran. Untuk mendapatkan nutrisi, Rasulullah tidak hanya memakan satu makanan tertentu, misal buah-buahan seperti kurma, melon, labu, ara, dan lainnya, tapi juga jenis makanan lain seperti susu murni, madu, minyak zaitun, daging segar, telur, sayuran segar, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Matcha Memang Sehat, Tapi Ini 5 Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Madu adalah obat favorit Rasulullah. Dalam buku Revolusi Hidup Sehat ala Rasulullah (Mohammad Takdir Ilahi, 2018), Rasulullah mengonsumsi segelas air putih dicampur dengan madu ketika sarapan.
Madu memang memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah ‘membantu’ alat pencernaan dalam tubuh agar berfungsi maksimal ketika mengolah makanan. Tidak hanya makan makanan bergizi,
Rasulullah juga mengajarkan cara atau adab makan agar hidup selalu sehat. Seperti makan dengan menggunakan tangan kanan, mengambil makanan yang lebih dekat, tidak meniup makanan panas, dan lain sebagainya.
Tidak hanya menjaga kesehatan dan memakan makanan bergizi, Rasulullah juga gemar berolah raga untuk menjaga kesehatan diri. Berjalan kaki dan berlari merupakan jenis olah raga yang sering dilakukan Rasulullah.
Artikel Terkait
Cari Info Kesehatan Pakai AI? Simak Dulu Peringatan Kemenkes Ini
5 Rahasia Menjaga Aroma Miss V Tetap Segar Tanpa Produk Kimia
Tak Semua Gratis! 10 Jenis Penyakit Ini Tidak Ditanggung oleh BPJS Kesehatan
10 Tips Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Mojokerto yang Kacau Tak Menentu
Tak Boleh Makan Pisang Saat Perut Kosong, Mitos atau Fakta ?
6 Manfaat Miracle Fruit, Buah yang Bisa Turunkan Gula Darah dan Bikin Kamu Langsing