Kabar Mojokerto - Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto mencatat adanya belasan sapi yang mati akibat penyakit mulut dan kuku (PMK). Peternak diminta untuk tidak mendatangkan sapi dari luar daerah.
"Sampai saat ini ada 16 ekor sapi mati dan 9 sapi dipotong paksa," kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Disperta Kabupaten Mojokerto, Tutik Suryaningdyah, kepada Kabar Mojokerto, Jumat (3/1/2025).
Berdasarkan data yang dirilis Disperta Kabupaten Mojokerto, terdapat 241 sapi yang terinfeksi PMK di Kabupaten Mojokerto pada 29 Desember 2024. Namun, saat ini, jumlah sapi terinfeksi PMK di Kabupaten Mojokerto mengalami penurunan.
Baca Juga: Tren Laki-laki Tidak Bercerita, Apa Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental?
Menurut Tutik, sekitar 80 ekor sapi dinyatakan sembuh setelah mendapatkan penanganan.
"Sejauh ini, kasusnya belum ada penambahan, tetapi dari laporan ada penambahan dalam hal kesembuhan. Dari 241 ekor sapi, sekitar 80-an sapi sembuh, sepertinya semakin meningkat," ungkapnya.
Tutik meminta para peternak tidak panik dengan merebaknya kasus PMK. Sebab, menurut dia, penyakit ini dapat disembuhkan dengan pemberian obat, seperti analgesik dan vitamin untuk pencegahan. Di samping itu, Disperta juga terus mengintensifkan vaksinasi PMK agar ternak kebal terhadap penyakit mematikan tersebut.
Baca Juga: Daging dan Susu Sapi Terinfeksi PMK Aman Dikomsumsi? Ini Penjelasaan Disperta Kabupaten Mojokerto
Guna mencegah semakin merebaknya PMK, Disperta mengimbau peternak untuk tidak mendatangkan sapi dari luar daerah. Pasalnya, sapi yang baru datang tidak diketahui riwayatnya. Meski demikian, tidak ada pembatasan terhadap ternak yang masuk ke Mojokerto.
"Memang tidak ada larangan. Tapi kami imbau para peternak untuk tidak mendatangkan sapi baru, karena kondisinya belum jelas (terpapar PMK atau tidak)," terang Tutik.
Artikel Terkait
Dinkes Pastikan Ketersediaan Obat untuk Korban Banjir di Mojokerto Memadai
Kenali Penyakit Pascabanjir dan Cara Pencegahannya
Kasus PMK Merebak di Mojokerto, 6 Ekor Sapi Dilaporkan Mati
Sapi Terjangkit PMK di Mojokerto Tembus 241 Ekor, 13 Mati dan 9 Dipotong Paksa
Daging dan Susu Sapi Terinfeksi PMK Aman Dikomsumsi? Ini Penjelasaan Disperta Kabupaten Mojokerto
Tren Laki-laki Tidak Bercerita, Apa Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental?