Dia menilai, gedung rumah aman ini layak menjadi tempat sementara Sekolah Rakyat di Mojokerto pada tahun ajaran baru 2025/2026.
“Kalau kita lihat gedungnya memadai untuk memulai dua rombongan belajar. Jadi ini adalah bagian upaya percepatan dalam memantapkan perencanaan sekolah rakyat yang akan dimulai tahun ini,” kata Gus Ipul kepada wartawan.
Gus ipul menambahkan, ketetersedian gedung tersebut sembari menunggu rencana Kementerian PU melakukan pembangunan di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong. Kesiapan ini wujud dukungan suksesi percepatan penyelenggaraan SR di tahun berjalan.
’’Tahun ini kita usulkan pembangunan SR karena Bupati Mojokerto sudah mengusulkan lahan. Ini dalam proses percepatan, setelah itu kita koordinasi untuk tindak lanjut dengan perjanjian kerja sama antara Kemensos, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota,’’ paparnya.
Paling tidak, target lahan yang akan dijadikan SR minimal 6 hektare. Sehingga dapat menampung ribuan siswa. Termasuk juga asrama untuk menginap para guru dan pengajar.
“Sesuai arahan Presiden, kita ingin setiap Sekolah Rakyat dapat menampung 1.000 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA, termasuk asrama dan perumahan guru,” pungkas Gus Ipul.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mendukung penuh apa yang telah direncanakan pemerintah pusat. Sejumlah langkah sudah dilakukan pemda sebagai percepatan realisasinya.
“Lahan sudah siap, luasnya 3,5 hektare di Desa Banyulegi, Dawarblandong. Berikutnya akan kita maksimalkan menjadi 6 hektare dan itu akan kita siapkan,’’ ungkapnya.
Di tengah menyiapkan lahan yang diusulkan untuk lokasi pembangunan SR, belakangan pemda juga sudah menyiapkan dua bangunan gedung yang sedianya untuk pelaksanaan SR pada tahun ajaran baru.
’’Kami juga sudah menyiapkan lokasi untuk pelaksanaan sekolah rakyat di tahun ajaran baru Juni nanti. Satu gedung Balai Diklat di Gedeg, satu lagi di Rumah Aman Dinsos yang saa ini proses verifikasi oleh bapak menteri sosial,’’ paparnya
Artikel Terkait
Disdik Mojokerto Tuntaskan Pembangunan Dua Sekolah Senilai Rp 1,9 M, Lebih Cepat dari Target
Dana Hibah Masjid dan Musala Menurun, Fokus Pemkot Mojokerto Alihkan Anggaran ke Pendidikan dan Kesehatan
Dikbud Kota Mojokerto Geber Rehabilitasi 4 Sekolah Negeri, Telan Anggaran Rp 2,5 Miliar
Ning Ita Optimis Pelaku Usaha di Kota Mojokerto Mampu Hadapi Dampak Tarif Impor AS