Kabar Mojokerto - Belasan sekolah yang rusak di Kabupaten Mojokerto telah selesai direhabilitasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) kini fokus menyelesaikan rehabilitasi gedung sekolah lainnya menggunakan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan anggaran APBD yang saat ini masih dalam proses.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pendidikan Dispendik Kabupaten Mojokerto, Indi Ilmiyah, menjelaskan bahwa dari total 44 sekolah yang direhab, 19 di antaranya telah rampung 100 persen.
“Pengerjaan rehabilitasi gedung sekolah tahun anggaran 2024 telah selesai pada akhir September 2024 dengan estimasi waktu pengerjaan 120-155 hari,” kata Indi, pada Senin, (14/10/2024).
Baca Juga: Giliran Siswi SMPN 1 Puri Diajak Bupati Mojokerto Minum TTD untuk Cegah Anemia
Saat ini, 17 lembaga pendidikan lainnya masih dalam proses Provisional Hand Over (PHO). Dua dari lembaga tersebut telah selesai lebih cepat karena lelang dilakukan lebih awal.
Proyek yang telah diserahterimakan mencakup pembangunan gedung TK Negeri Pembina II Dlanggu dengan anggaran Rp 1 miliar dan pembangunan pagar SMPN 1 Trowulan senilai Rp 936 juta.
Beberapa sekolah, seperti TK Negeri Pembina (TKNP) 2 Pungging dan TKNP Gedeg, juga menyelesaikan proyek lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Keduanya kini hanya menunggu serah terima proyek kepada Dispendik setelah seluruh pekerjaan rampung.
"Setiap proyek memiliki sasaran yang berbeda. TKNP Pungging fokus pada rehabilitasi kelas, sementara TKNP Gedeg menambah dua ruang kelas baru," jelas Indi.
Artikel Terkait
Disdik Kabupaten Mojokerto Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Pembangunan Fisik 9 Sekolah
Disdik Kabupaten Mojokerto Rampungkan Rehabilitasi 6 SDN dan PAUD
Bupati Mojokerto Wanti-wanti Pelajar Tak Terlibat Judi Online Lewat Program Gemoy di Sekolah
Disdik Mojokerto Tuntaskan Pembangunan Dua Sekolah Senilai Rp 1,9 M, Lebih Cepat dari Target