Kabar Mojokerto- Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi, kembali erupsi dengan tinggi letusan 1.500 meter di atas puncak pada Minggu pagi.
BPBD Kakbupaten Jember mendirikan 9 Pos untuk mematau perkembangan.
Kepala BPBD Jember Widodo Julianto mengaatal, pihaknya mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk dampak buruk dari peningkatan aktivitas erupsi Gunung Raung. Persiapan ini meliputi pengerahan personel dan pendirian pos pantau.
“Sembilan pos pantau tersebut didirikan di beberapa titik kecamatan yang berada di kaki Gunung Raung, mulai dari Kecamatan Sumberjambe hingga Kecamatan Silo,” katanya, Minggu (15/6/2025).
Baca Juga: Jalur Pendakian Gunung Penanggungan Mojokerto Kembali Dibuka Pasca Tragedi Tewasnya Pendaki
Widodo menerangkan, sejumlah logistik juga telah dikirik ke 9 pos pantai. Logistik tersebut meliputi masker, matras, makanan siap saji, dan beberapa kebutuhan lainnya.
Artikel Terkait
Pesona Jalur Pendakian Gunung Bekel via Jolotundo yang memakan Korban Jiwa
Sejarah dan Legenda Desa Penanggungan
Reco Lanang, Arca Budha di Lereng Gunung Butak Mojokerto
3 Jalur Pendakian dan 1 Camping Ground di Pacet Mojokerto Ditutup Sementara Imbas Cuaca Buruk