Ironisnya, bangunan seng yang saat ini digunakan merupakan hasil swadaya masyarakat. Bangunan tersebut diketahui terakhir kali mendapatkan renovasi pada tahun 2016 silam.
Sebagai informasi, SDN Tando didirikan pada tahun 2014. Hingga saat ini, tercatat ada 68 siswa yang menggantungkan harapan pendidikan mereka di sekolah yang berlokasi di pelosok Manggarai Barat tersebut.
Netizen Sentil Pemerintah Daerah
Potret ketimpangan pendidikan ini pun memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyayangkan lambatnya pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah tersebut.
Sedih sekali, sudah berapa kali ganti pemimpin Manggarai Barat, tapi infrastruktur masih kayak gini,"tulis akun @pau****o.
“Kesenjangan kota dengan daerah sangat jauh, dari saya kecil sampai tua masih ada yang begini," timpal akun @bot*****7.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat maupun Kementerian Pendidikan untuk segera memberikan bantuan ruang kelas yang layak demi masa depan para siswa di SDN Tando.
Artikel Terkait
Viral Video Tuduh Galian Kabel di Mojokerto Ilegal, Telkom Buka Suara
Fakta Mengejutkan Dibalik Video Botol Golda Viral di Medsos
479 Sekolah Rusak, Disdik Kabupaten Mojokerto Usulkan Revitalisasi ke Kemendikdasmen
SD di Mojokerto Dibobol Maling, 8 Laptop Raib Jelang Tes Akademik