KABAR MOJOKERTO - Banjir melanda Mojokerto Raya, beberapa daerah terdampak banjir ini. Sedikitnya terdapat 7 pemetaan wilayah yang terdampak banjir sesuai data BPBD Kabupaten Mojokerto.
Penyebab banjir ini adalah tingginya curah hujan. Sesuai data BMKG Juanda pada tanggal 05 Maret 2024 telah terjadi hujan sedang - lebat di wilayah Kabupaten Mojokerto yang berdurasi cukup lama. Sehingga mengakibatkan debit air sungai meningkat di beberapa titik wilayah Kabupaten Mojokerto.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim mengatakan sedikitnya ada 7 titik yang dipetakan. Semua tergolong jenis banjir genengan pada Rabu (6/3/2024).
Pertama, Banjir Genangan di Dusun Tambakrejo dan Dusun Gayaman Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar. Dampaknya terdapat 20 jiwa yang mengungsi, Ketinggian air di dalam rumah 20 - 40 centimeter dan akses jalan desa tergenang air dengan ketinggian -+ 30 centimeter - 1,5 meter.
Kedua, Banjir Genangan di Dusun Kauman Desa Bangsal Kecamatan Bangsal. Dampaknya 45 rumah terendam banjir dengan ketinggian -+ 40 centimeter, dan 1 Rumah milik Ibu Kasana mengalami rusak pada bagian dinding samping. Serta akses jalan desa tergenang air dengan ketinggian -+ 60 centimeter.
Ketiga, Banjir Genangan di Desa Kutorejo Kecamatan Kutorejo. Dampaknya 1 rumah milik Bapak H. Sonmengalami rusak pada dinding rumah roboh. Serta terdapat fasilitas umum rusak yaitu pagar Balai Desa roboh dan dinding Puskesmas roboh. Akses jalan raya tergenang air dengan Ketinggian -+ 40 centimeter. Namun pada pukul 03.00 WiB air sudah surut total.
Keempat, Banjir Genangan di Dusun Wonogiri Desa Tunggalpager Kecamatan Pungging. Dampaknya 4 rumah tergenang air dengan ketinggian -+ 150 centimeter dikarenakan kontur tamah lebih rendah. Sedangkan, ketinggian air di jalan dusun -+ 30 centimeter. Kondisi terakhir pada pukul 03.20 WIB air di jalan dusun sudah surut total namun yang didalam rumah masih belum.
Kelima, Banjir Genangan di Desa Jabontegal Kecamatan Pungging. Ketinggian air di jalan -+ 50 – 100 centimeter, dan ketinggian air di jalan dusun -+ 50 – 100 centimeter. Kondisi terakhir pada pukul 04.30 WIB Tren air surut perlahan.
Keenam, Banjir Genangan di Dusun Sawurkembang Desa Kenanten Kecamatan Puri. Dampaknya, 13 rumah terendam air dengan Ketinggian air -+ 60 centimeter. Ketinggian air di jalan desa -+130 centimeter. Kondisi terakhir pada pukul 07.00 WIB tren air stabil.
Ketujuh, Banjir Genangan di Desa Kedunggempol Kecamatan Mojosari. Dampaknya, ketinggian air di dalam rumah -+ 50 centimeter, ketinggian air di jalan desa -+ 50 - 100 centimeter, dan tanggul jebol panjang 20 meter x lebar 2,5 meter.