Dua Mobil Terjun ke Jurang di Mojokerto, Diduga Akibat Rem Blong

Photo Author
Deni Lukmantara, Kabar Mojokerto
- Rabu, 13 November 2024 | 18:25 WIB
Honda Brio berwarna kuning dengan nomor polisi W 1522 PH. (Foto: Istimewa)
Honda Brio berwarna kuning dengan nomor polisi W 1522 PH. (Foto: Istimewa)

Kabar MojokertoDua mobil terjun ke jurang di turunan ekstrem MT Lorokan, jalur penghubung Kota Batu dan Mojokerto, pada Rabu (13/11/2024).

Kedua kendaraan tersebut, yakni Honda Brio berwarna kuning dengan nomor polisi W 1522 PH dan Daihatsu Zebra Astrea merah dengan nomor polisi N 389 H, mengalami kecelakaan akibat rem blong.

Menurut keterangan warga setempat, Solehudin (38), kedua mobil tersebut melaju dari arah selatan menuju utara, yaitu dari Kota Batu menuju Mojokerto. Mobil Honda Brio berada di depan, sedangkan Daihatsu Zebra mengikuti di belakang.

Baca Juga: Kecelakaan di Pacet Mojokerto, Mobil Daihatsu Ayla Tabrak Sepeda Motor, Pengendara Luka Serius

Keduanya melewati jalur turunan panjang dan curam yang menghubungkan Cangar, Kota Batu, dengan Pacet, Mojokerto.

Daihatsu Zebra Astrea merah dengan nomor polisi N 389 H, mengalami kecelakaan akibat rem blong. (Foto: Istimewa)

"Mobil Zebra yang merah itu tiba-tiba melaju cepat, diduga karena rem blong, lalu menabrak bagian belakang mobil Brio," ujar Solehudin kepada wartawan di lokasi kejadian.

Setelah menabrak mobil Brio, lanjut Solehudin, Daihatsu Zebra langsung terjun ke jurang di sisi kanan jalan dengan kedalaman sekitar 5 meter. Minibus tersebut mengalami kerusakan parah. Mobil Brio yang juga terdorong akibat tabrakan, terjun ke jurang yang terletak di sisi kanan jalan dengan kedalaman sekitar 3 meter.

Baca Juga: Motor Ditumpangi Pasutri Asal Gresik Rem Blong di Jalur Ekstrem Pacet, Istri Tewas di Lokasi

"Mobil Zebra membawa 10 orang penumpang, sementara mobil Brio hanya membawa 3 orang," jelasnya.

Kejadian tersebut segera ditangani oleh petugas. Tim relawan telah mengevakuasi para korban ke Rumah Sakit Sumberglagah, Pacet, Mojokerto. Polisi pun sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan dari para saksi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, kondisi para korban belum diketahui secara pasti, namun upaya evakuasi terus dilakukan oleh Polisi. Jalur tersebut memang tergolong ekstrem, terutama saat cuaca buruk atau ketika kondisi kendaraan tidak dalam keadaan prima.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X