Kabar Mojokerto - Dua truk terlibat kecelakaan adu banteng setelah salah satu truk bersinggungan dengan sepeda motor di Jalan Raya Simpang Empat, Dusun Damarsi, Desa Kepuhanyar, Mojokerto, Jumat (20/12/2024) pukul 14.00 WIB, yang mengakibatkan dua korban luka serius, termasuk patah kaki.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Harahap, menjelaskan peristiwa tersebut bermula ketika truk tangki air bernomor polisi AG 9047 UL yang dikemudikan oleh Imron Hamzah (60), warga Desa Kalen, Dlanggu, Mojokerto, melaju dari arah selatan menuju utara. Sementara itu, sebuah truk dump (dum truk) bernomor polisi S 8042 UJ yang dikemudikan oleh Wantik Setiawan (34), warga Desa Tugu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, melaju dari arah berlawanan.
Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi S 2166 OBK yang dikendarai oleh Ciu Mardana Sari (36), warga Desa Kurungrejo, Prambon, Nganjuk, muncul dari arah barat dan berusaha berbelok ke utara. Karena jarak yang sudah dekat, sepeda motor tersebut tertabrak oleh truk tangki air yang datang dari arah selatan.
Baca Juga: Relawan Gotong Royong Bersihkan Fasum Imbas Banjir di Mojokerto
"Truk tangki air yang sudah melaju cepat tak mampu menghindar dan menyerempet sepeda motor tersebut. Akibatnya, truk tangki air oleng ke kanan dan menabrak truk dump yang melaju dari arah utara," ujar AKP Ridho Rinaldo Harahap kepada wartawan.
Akibat kecelakaan tersebut, Ciu Mardana Sari dan Imron Hamzah mengalami luka serius, dengan salah satu korban mengalami patah kaki. Kedua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sidowaras, Bangsal, Kabupaten Mojokerto untuk perawatan medis.
Menurut keterangan dari Wantik (sopir truk dump), kejadian bermula ketika pengendara sepeda motor (Ciu Mardana Sari), keluar dari gang (dari arah barat) berusaha berbelok ke arah utara tanpa memperhatikan kendaraan yang datang dari arah lain. Truk tangki air yang sudah terlanjur melaju cepat tidak dapat menghindar dan akhirnya menabrak sepeda motor.
"Truk tangki air itu sudah melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa menghindar, akhirnya menyerempet sepeda motor. Setelah itu, truk itu oleng ke kanan dan menabrak truk saya yang datang dari arah utara," jelas Wantik.
qBaca Juga: 2 Maling Berjubah Jas Hujan Curi Sepeda Motor Milik Karyawan Top Cell di Mojokerto
Menurutnya, meskipun dirinya sudah mencoba menghindar dengan berbelok ke kiri, kecelakaan tetap tidak terhindarkan. "Saya melaju dengan kecepatan sekitar 40-50 km per jam, dan sudah mencoba menghindar ke arah kiri, namun truk tangki air yang oleng setelah menabrak sepeda motor itu tidak bisa saya hindari," ujarnya.
Ia menduga, penyebab utama kecelakaan ini adalah kelalaian pengendara sepeda motor yang keluar dari gang tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas. Pengemudi truk tangki air juga mengungkapkan jika ia tidak sempat menginjak rem dengan cukup kuat untuk menghindari kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Gadis Ditemukan Tergeletak Berdarah di Mojokerto, Diduga Korban Begal
Setelah kecelakaan, sepeda motor yang terjatuh setelah diserempet truk tangki air, terlempar ke arah barat. Sedangkan truk tangki air dan truk dump mengalami kerusakan akibat adu banteng.
Artikel Terkait
Banjir di Dua Desa Mojokerto Mulai Surut, Warga Bersihkan Rumah
Mensos Gus Ipul Tinjau Banjir di Mojokerto, Pastikan Kecukupan Logistik untuk Warga Terdampak
Heboh Fenomena Tanah di Kota Mojokerto Keluarkan Uap Panas Berbau Belerang
Gadis Ditemukan Tergeletak Berdarah di Mojokerto, Diduga Korban Begal
2 Maling Berjubah Jas Hujan Curi Sepeda Motor Milik Karyawan Top Cell di Mojokerto
Relawan Gotong Royong Bersihkan Fasum Imbas Banjir di Mojokerto