Kabar Mojokerto- Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang perempuan tewas tertabrak kereta api di perlintas Desa Karangkedawang, Sooko, Mojokerto. Korban terlempar hingga ke parit bawah rel kereta api.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (14/2/2025) sekitar pukul 05.40 WIB. Korban itu mengenakan bawahan warna pink.
Kepala Dusun Karangkedawang, Mahmudi mengatakan, warganya melihat perempuan tersebut mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox nopol S 5185. Kemudian korban memarkirkan sepeda motornya di tepi jalan dan naik ke rel kereta api.
“Dari warga katanya habis subuh ada yang naik sepeda, berhenti terus naik rel kereta api,” katanya kepada wartawan, Jumat (14/2/2024).
Warga sekitar menyebut korban sempat menghadang kereta api jurusan Rapi Dhoho yang melaju kencang dari arah Surabaya menuju -Blitar.
Baca Juga: Diduga Mengantuk Saat Berkendara, Wanita di Mojokerto Tewas Usai Tabrak Pagar Masjid
Akibat tertabrak kereta, tubuh korban itu terpental ke parit. Korban tewas di lokasi. Jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.
Dari informasi yang beredar, korban diketahui berinisial NA (32) warga Dusun Gambuhan, Desa Modongan, Sooko, Mojokerto.
Kapolsek Soooko AKP Saiful Isro membenarkan korban menabrakkan diri ke kereta api. Begitupula identitasnya.
“Iya benar (tabrakkan diri ke kereta api),” jawabnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Artikel Terkait
Ortu Korban Siswa SMPN 7 Mojokerto yang Tewas Terserat Ombak Tolak SuratĀ Perdamaian
Diduga Mengantuk Saat Berkendara, Wanita di Mojokerto Tewas Usai Tabrak Pagar Masjid
Pencurian Mobil Pikap di Bengkel Mojokerto, Pelaku Tabrak Pemilik Saat Kabur
Pecah Ban, Pikap Muatan Keramik Tabrak Guardrail di Tol Surabaya-Mojokerto