Kabar Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menggelar inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman (mamin) di swalayan menjelang lebaran 2025. Hasilnya, ditemukan makanan terindikasi mengandung boraks dan kemasan produk rusak.
Ning Ita, sapaan karib Wali Kota Mojokerto, mengawali sidak ke Sanrio di Jalan Raya Bhayangkara, Kacamatan Prajurit Kulon. Ia didampingi Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Ani Wijaya dan Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berncana (Dinkes PPKB) dr Farida Mariana.
Nampak pula perwakilan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sidoarjo. Setelah berkeliling Sanrio, Ning Ita beserta rombongan bergeser ke Superindo.
“Tadi ada beberapa temuan kemasan bahan makan yang rusak (penyok) dan terbuka. Maka, kita berikan saran kepada pengelola agar dilakukan penarikan dan tidak lagi dipajang,” kata Ning Ita kepada wartawan usai sidak, Kamis (20/3/2024).
Ia menyebut, tim juga menemukan 3 produk makanan terindikasi mengadung boraks seteleh dilakukan uji sampel. Itu ditemukan pada 2 rambak dan 1 keripik ceker kemasan plastik di Sanrio.
“Dari beberapa bahan makanan kita lakukan sampling dan uji atas kandungan formalin dan boraks. Ditemukan 3 produk makanan siap komsumsi yang terindikasi kandungan boraksnya melebihi maksimal yang diperbolehkan untuk dikomsumsi manusia,” ungkap Ning Ita.
Baca Juga: Ratusan Tukang Becak dan Kelompok Rentan di Kota Mojokerto Digerojok Bansos Jelang Lebaran