Kabar Mojokerto - Seorang pria di Mojokerto tenggelam saat membersihkan jembatan apung yang membentang di atas aliran Sungai Brantas. Diduga, korban sengaja hendak menyeberangi sungai dengan cara berenang.
Jembatan apung tersebut merupakan penghubung antara Dusun Tawangsari dan Bangkal, Desa Candiarjo, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.
Wahyudi, Kepala Dusun Bangkal, mengatakan bahwa korban tenggelam adalah salah satu warganya, bernama Nurdin Subiyantoro (25). Sebelum kejadian, korban sempat membuat konten video yang diunggah di akun media sosial TikTok pribadinya bersama beberapa rekannya.
Baca Juga: Suplai Air Bersih di Hentikan, Krisis Air Bersih Tetap Melanda di 3 Kecamatan Mojokerto
"Udin tadi sempat membuat konten TikTok di jembatan ini," ungkap Wahyudi kepada wartawan pada Kamis (21/11/2024).
Menurut Wahyudi, kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia menyebutkan bahwa Udin sengaja menyeburkan diri untuk menyeberangi sungai dengan cara berenang dari sisi selatan menuju utara.
"Mungkin saat berenang, dia tenggelam dan terseret arus sungai, kemudian hilang," ujar Wahyudi.
Meski demikian, Wahyudi belum dapat menjelaskan dengan pasti apa yang dilakukan korban bersama beberapa rekannya di area jembatan apung tersebut.
"Untuk Udin, saya tidak tahu apa yang dilakukannya di sini. Apakah membersihkan jembatan dari tumbuhan eceng gondok atau memperbaiki jembatan yang putus," tandas Wahyudi.
Baca Juga: 2 Rumah di Mojokerto Rusak Akibat Rumpun Bambu Tumbang
Pantauan tim Kabarmojokerto di lokasi, jembatan tersebut terputus menjadi dua bagian, dengan masing-masing bagian mengapung di kedua sisi tepian sungai. Selain itu, aliran arus sungai terlihat sangat deras dan keruh.
Saat ini, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan dengan menggunakan beberapa perahu warga dan BPBD Kabupaten Mojokerto. Selain itu, TNI, Polri, dan relawan juga telah berada di lokasi untuk membantu proses pencarian korban.