Kabar Mojokerto - Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Gedangan, Kutorejo, Mojokerto. Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka.
Kejadian tersebut diduga disebabkan oleh kesalahan pengendara yang gagal mengantisipasi kondisi lalu lintas saat menyalip kendaraan di depannya.
Kapolsek Kutorejo, Iptu Agus Suhariyanto, menjelaskan awalnya sepeda motor Honda PCX bernomor polisi S 5174 NBH yang dikendarai oleh Bayu Kurniawan (27), warga Bening, Gondang, Mojokerto, melaju dari arah barat ke timur, menuju Kecamatan Kutorejo.
Baca Juga: Kronologi Pria di Mojokerto Tenggelam di Sungai Brantas, Kelelahan Saat Berenang
Di depan Bayu, melaju sepeda motor Yamaha Nmax bernomor polisi S 4551 RD yang dikendarai oleh Darmaji (54), warga Desa Bening, Gondang, Mojokerto. Darmaji membonceng istrinya, Umi Amanah (40). Sesampainya di lokasi kejadian, sekitar pukul 10.15 WIB, Bayu berusaha menyalip Darmaji dari sisi kanan.
Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Yamaha Nmax bernomor polisi S 4975 PL yang dikendarai oleh Deby Purwanto (30), warga Mojogeneng, Jatirejo, Mojokerto, melaju dari arah berlawanan.
"Karena jarak antara sepeda motor yang dikendarai oleh Bayu dan Deby sudah sangat dekat, terjadilah tabrakan," jelas Agus kepada wartawan, Kamis (21/11/2024).
Setelah tabrakan pertama, sepeda motor yang dikendarai oleh Deby terpental ke kanan dan mengenai sepeda motor yang dikendarai oleh Darmaji, yang sebelumnya disalip oleh Bayu.
Baca Juga: Pria Tenggelam Diduga Hendak Menyeberangi Sungai Brantas di Jembatan Apung Mojokerto
"Setelah tabrakan dengan Honda PCX, sepeda motor Nmax bernomor polisi S 4975 PL terpental ke kanan dan menabrak sepeda motor Nmax bernomor polisi S 4551 RD," terangnya.
Akibat kecelakaan beruntun tersebut, Bayu tewas dalam perjalanan menuju RS Sumberglagah, Pacet, Mojokerto. Deby mengalami cedera otak berat, sementara Umi mengalami patah tulang paha kanan. Kedua korban yang terluka dilarikan ke RS Sumberglagah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Pemicunya diduga karena pengendara sepeda motor Honda PCX kurang hati-hati saat menyalip kendaraan di depannya tanpa mengantisipasi kendaraan yang datang dari arah berlawanan," tandasnya.