Hadapi Pilbub Mojokerto 2024, PCNU Minta Ansor - Banser Tak Gunakan Atribut untuk Kepentingan Politik

Photo Author
Latif Saipudin, Kabar Mojokerto
- Rabu, 4 September 2024 | 13:24 WIB
Ilustrasi Pemilu (Istimewa)
Ilustrasi Pemilu (Istimewa)

 

“Kedua-duanya dari warga NU dan dari Ansor. Memang sebaiknya  untuk banom-banom NU netral,” tutur Abdul Muchid kepada wartawan, Rabu (4/9/2024).

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Mojokerto terpilih periode 2024-2024


Kuatnya pemilih NU di Kabupaten Mojokerto, membuat tarik menarik massa akan terjadi di Pilbub Mojokerto 2024. Tak jarang kedua pasangan kandidat mengumpulkan massa dari NU meski belum ditetapkan sebagai paslon oleh KPU.

 

Tak sedikit kader Ansor dan Banser secara terang-terangan menyatakan dukungan kepada paslon tertentu. Bahkan ketika acara deklarasi dukungan menggunakan atribut organisasi. Khusus kepada Banser, ia meminta untuk melakukan pengamanan secara melekat.

Baca Juga: Berebut Suara Nahdliyyin dan Efek Dua Kiai di Pilbub Mojokerto 2024

Perihal ini, Abdul Muchid dengan tegas menyampaikan pada seluruh kader dan pengurus Ansor - Banser untuk bersikap netral. Ia melarang seluruh kader menyatakan dukungan mengatasnamakan organisasi NU, baik lembaga maupun badan otonom (banom).

 

Yakni melarang atribut seperti seragam dan atribut lainnya termasuk aset untuk kepentingan politik praktis. Termasuk juga penggunaan atribut untuk mengawal atau kampanye bagi calon bupati-wakil bupati Mojokerto.

 

“Supaya tidak bentrok, kalau ngawal ya jangan pakai forum organisasi. Kalau seragam boleh saja kalau pengamanan diluar. Tapi kalau sampai melekat, bentrok nantinya sesama bansernya,” terangnya.

 

Kendati begitu, pihaknya memberikan kebebasan  warga NU untuk memilih paslon bupati - wakil bupati Mojokerto sesuai dengan keinginan masing-masing. Dirinya berpandang, saat ini warga NU Kabupaten Mojokerto sudah dewasa dalam berorganisasi.

 

Halaman:

Editor: Muhammad Lutfi Hermansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Misi Besar Prabowo di Pidato Sidang Umum PBB

Senin, 22 September 2025 | 19:04 WIB

Intip Harta Kekayaan Qodari yang Kini Jadi Kepala KSP

Kamis, 18 September 2025 | 15:55 WIB

Ini Alasan Dibalik Rahayu Saraswati Mundur dari DPR RI

Kamis, 11 September 2025 | 17:50 WIB

Prabowo Sebut Ada Gejala Tindakan Makar dan Terorisme

Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:02 WIB
X