Dengan penguatan infrastruktur khususnya jalan, wisatawan dari luar kota diharapkan tak lagi terjebak macet. Sehingga ekonomi wisata bisa lancar.
"Kalau ini tidak segera kita tata, maka dikhawatirkan orang-orang yang datang ke Trawas bisa males karena macet,” ujar Ikfina.
Perihal ini, Ikfina sejatinya telah menyampaikan kepada warga saat agenda kampanye di Paseban Agung, Trawas. Namun, disisi lain masyarakat bilang kepada dirinya jika senang dengan adanya kepadatan wisatawan Sebab, perdampak postif terhadap perekonomian warga.
"Kunjungan wisatawan ke Trawas adalah keberuntungan bagi warga setempat, wisata, warung, restoran, hotel ramai. Warga berjualan apa saja (UMKM) laku, karena adanya wisatawan yang belanja mengeluarkan uang di kawasan Trawas," bebernya.
Selain itu, Ikfina bersama Gus Dullh juga akan melakukan percepatan di sektor ekonomi perdagangan. Seperti menata 20 pasar se-Kabupaten Mojokerto, termasuk Pasar Kesiman Trawas.
"Kabupaten Mojokerto ini butuh percepatan bukan hanya maju saja. Percepatan kemajuan, harus cepat kerjanya. Kalau belum tahu, belum pengalaman kerja cepat, seharusnya cari pengalaman dulu baru menawarkan diri untuk kerja cepat," sambung Ikfina.
Baca Juga: Restu Kiai Chusaini Dukung Ikfina-Gus Dulloh untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Mojokerto
Ia meminta, seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto mawaspadai upaya ada domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dirinya menginginkan politik yang santun dan damai.
"Saya tidak mau, saya sedih kalau masyarakat (Kabupaten Mojokerto) saya ini diadu dengan satu sama lain," pungkasnya.
Artikel Terkait
Awas! ASN Mojokerto Dilarang Follow, Like hingga Share Medsos Paslon Cabup-Cawabup
Bawaslu Mojokerto Perketat Pengawasan Netralitas Kades, Tak Netral Terancam Pidana
Ikfina-Gus Dulloh di Mata Budayawan, Diyakini Mampu Bawa Mojokerto Semakin Maju
Ikfina-Gus Dulloh Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur di 299 Desa dan Tingkatkan Sistem Fasyankes
Libatkan 100 Pekerja, KPU Kabupaten Mojokerto Targetkan Sorlip Surat Suara Rampung 2 November