Baca Juga: Arsip Pernikahan Tertua di Mojokerto, Tertulis dalam Arab Pegon dan Bertahan Hingga 1 Abad
“Mbah Hasyim diarahkan masuk ke sel nomor 2 menjelang maghrib,” ungkap Yuhan.
Tak lama di Lapas Mojokerto, Kiai Hasyim kemudian dipindahkan lagi ke lapas di Kota Surabaya, lantaran adanya desakan pembebasan dari para santri dan kiai yang kian masif. Jepang akhirnya membebaskan Kiai Hasyim setelah dipenjara selama beberapa bulan.
Artikel Terkait
Pengeran Bulu, Cucu Sunan Giri dan Penyebar Islam di Mojokerto
Dibangun Abad 18, Masjid Baiturrahman di Gedeg Mojokerto Disebut Peninggalan Raden Ngabehi Wasengsari
Arsip Pernikahan Tertua di Mojokerto, Tertulis dalam Arab Pegon dan Bertahan Hingga 1 Abad
Menguak Sejarah Pasar Kranggan di Kota Mojokerto yang Kian Redup
Pesan Soekarno Kala Mengunjungi Sekolah di Mojokerto, Penting untuk Generasi Muda!