Kabar Mojokerto - Sejumlah titik ruang publik di Mojokerto kini telah dilengkapi dengan jaringan WiFi yang dapat diakses masyarakat secara gratis.
Fasilitas WiFi gratis ini disediakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto. Jaringan internet saat ini menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, sehingga tempat-tempat dengan fasilitas internet gratis akan ramai dikunjungi, terutama oleh kalangan anak muda.
“Kami telah memasang jaringan internet gratis di lima Ruang Terbuka Hijau (RTH), seluruh tempat perkantoran, puskesmas, seluruh situs di wilayah Trowulan, wisata air panas Padusan, dan makam Troloyo,” kata Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, pada Jumat (25/10/2024).
Baca Juga: Tahap Uji Coba, Pemkab Mojokerto Optimis Super App Mojosakti Dapat Digunakan Tahun 2025
Lima RTH yang telah dilengkapi koneksi WiFi gratis adalah RTH Puri, Jabon, Sidorejo, Belahan Tengah, dan Sooko. Di tempat-tempat tersebut, masyarakat dapat dengan mudah mengakses internet secara gratis.
Ardi menyebutkan bahwa WiFi gratis ini bertujuan untuk mendukung pencanangan smart city di Kabupaten Mojokerto. Meskipun baru tersedia di lima RTH, tidak menutup kemungkinan bahwa ke depannya WiFi gratis akan dihadirkan di seluruh RTH, ruang publik lainnya, serta sekolah.
“Sekitar 80 persen sekolah menengah pertama (SMP) di seluruh Kabupaten Mojokerto juga sudah dilengkapi dengan fasilitas ini, sedangkan untuk sekolah dasar (SD) masih dalam proses. Ini merupakan program untuk mendukung Mojokerto Smart City,” ungkapnya.
WiFi yang disediakan ini juga dapat diakses tanpa menggunakan kata sandi. Masyarakat cukup mengaktifkan WiFi di masing-masing gadget dan memilih jaringan dengan nama sesuai tempat.
Baca Juga: Dominasi Teknologi 5G: Perubahan Revolusioner dalam Komunikasi dan Koneksi
“Untuk kecepatan, kami sediakan hingga 50 Mbps, yang cukup untuk browsing, mengunduh, dan menonton YouTube,” lanjut Ardi.
Meskipun layanan ini gratis dan tidak menggunakan kata sandi, masyarakat tidak dapat mengakses situs atau konten negatif saat menggunakan jaringan WiFi tersebut.
Menurut Ardi, WiFi tersebut telah diatur dengan sistem internet sehat, sehingga hanya situs dan konten positif yang dapat diakses.
“Internet memiliki sisi positif dan negatif. Namun, kami sudah mengatur sistem internet sehat. Jika ada yang mencoba mengakses konten negatif, seperti situs porno atau judi, otomatis tidak akan bisa,” pungkasnya.
Artikel Terkait
ASN Kabupaten Mojokerto Ikuti Bimtek Aplikasi SUHITA, Bupati Ikfina: Kinerja Dapat Termonitoring
Bupati Mojokerto Launching Aplikasi Siap Ramah Milik RSUD Soekandar
IKM di Mojokerto Terus Berkembang, Pemkab Dorong dengan Aplikasi Pengusaha Keren
Apple Rilis iOS 17.2 dengan Fitur Baru yang Menarik: Aplikasi Journal untuk Mencatat Momen Hidup
Pencarian Jodoh Makin Kreatif: Warganet Manfaatkan LinkedIn, Bukan Hanya Aplikasi Pencari Kerjaan
Implementasi Aplikasi ARIP Bupati Ikfina Tekankan Akuntabilitas Dan Transparansi Iuran BPJS Kesehatan di Mojokerto
Ribuan UMKM dan Produk Lokal Terdaftar Aplikasi Tumbas, Bupati Mojokerto Fasilitasi Ongkir Gratis
Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Pria Ini Ajak Chek-In di Hotel Mojokerto Lalu Gasak Motor Cewek
Diskominfo Kabupaten Mojokerto Raih Gold Winner di Ajang IMF 2024 Berkat Aplikasi Tumbas
Pemkot Mojokerto Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi, Yuk Ikutan!
Aplikasi Tumbas Milik Pemkab Mojokerto Raih Top Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB
Tahap Uji Coba, Pemkab Mojokerto Optimis Super App Mojosakti Dapat Digunakan Tahun 2025