Jelang May Day, Polres Mojokerto Kota Gelar Latihan Pengendalian Massa

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Rabu, 30 April 2025 | 16:24 WIB
Personel Polres Mojokerto Kota saat mengikuti latihan pengendalian massa di Lapangan Patih Gajah Mada jelang pengamanan May Day. (M Lutfi Hermansyah)
Personel Polres Mojokerto Kota saat mengikuti latihan pengendalian massa di Lapangan Patih Gajah Mada jelang pengamanan May Day. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Dalam rangka meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi situasi kerusuhan atau aksi demonstrasi jelang May Day, jajaran Polres Mojokerto Kota menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas) di Lapangan Patih Gajah Mada, Rabu (30/4/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Daniel S. Marunduri.

Turut mendampingi dalam pelatihan tersebut, Wakapolres Kompol Suwarno dan Kasat Samapta AKP Anang Leo Afera. Dalam arahannya, AKBP Daniel menekankan pentingnya soliditas tim dan kerja sama antarpersonel. Ia juga mengingatkan agar anggota tidak meremehkan potensi kerawanan dalam setiap pengamanan aksi massa.

Baca Juga: Pabrik Penggilingan Padi Mojokerto Dikeluhkan Warga Karena Sebabkan Gatal dan Sesak Napas

“Kita lakukan latihan pengendalian massa sesuai dengan tahapan yang berlaku. Semua anggota harus kompak, jangan menganggap remeh. Kasat Samapta nanti akan menjelaskan secara detail,” ujar AKBP Daniel saat membuka pelatihan.

Beragam materi diajarkan dalam latihan ini, mulai dari apel kesiapan pasukan, pemantapan teori tentang SOP pengendalian massa, formasi barisan Dalmas, hingga teknik membubarkan massa secara sistematis dan sesuai prosedur.

Latihan juga mencakup penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), yang sangat penting dalam mengantisipasi potensi pembakaran saat aksi unjuk rasa berlangsung.

Menariknya, Kapolres sendiri ikut terlibat langsung dalam menguji kekuatan formasi pasukan Dalmas Lanjut. Dalam sesi itu, ia mengingatkan pentingnya sikap humanis dalam menghadapi massa, serta menegaskan larangan penggunaan tindakan represif yang tidak sesuai prosedur.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Peningkatan Sadar Hukum hingga Tingkat Kelurahan

Simulasi penggunaan APAR juga menjadi salah satu fokus latihan, sebagai bagian dari kesiapan menghadapi kemungkinan terjadinya pembakaran dalam situasi unjuk rasa yang tidak terkendali.

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Mojokerto Kota untuk memastikan pengamanan aksi penyampaian aspirasi masyarakat dilakukan secara profesional, aman, dan tertib.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X