Dengan adanya rotasi tersebut, saat ini masih ada OPD yang kosong. Sebab, pelantikan ini merupakan gelombang pertama, sementara gelombang kedua akan dilakukan setelah surat keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) turun.
“Ini gelombong pertama, masih ada gelombang kedua karena surat dari kementrian belum turun. Ada posisi yang belum terisi, nanti kita selter. Berikutnya ada 11 yang akan dilantik gelombang kedua,” terang Gus Barra.
Baca Juga: Sikapi SE Forkopimda Jatim Soal Aturan Sound Horeg, Bupati Mojokerto Siapkan Aturan Turunan
Berikut daftar 16 pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Mojokerto yang dimutasi:
1. Bambang Wahyuadi - Staf Ahli Bupati dimuutasi sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan
2. Dyan Anggrahini Sulistyowati - Staf Ahli Bupati dimutasi sebagai Kepala Dinas Kesehatan
3. Eddy Taufiq – dari Kasatpol PP dimutasi sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
4. Mohammad Taufiqurrohman - Kepala Disnaker dimutasi sebagai Kepala Satpol PP
5. Noerhono - dari Kepala Dispusip dimutasi mejadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
6. Nugraha Budhi Sulistya dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dimutasi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
7. Rinaldi Rizal Sabirin -Kepala DPUPR dimutasi sebagai Kepala BPBD
8. Sugeng Nuryadi - dari Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dimutasi sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Artikel Terkait
Anggaran Rp 3,5 Miliar Digelontorkan Pemkab Mojokerto untuk Rehabilitasi Dua Kantor OPD
Bupati Mojokerto Targetkan Kopdes Merah Putih di Seluruh Desa Beroperasi Akhir 2025
Akal Bulus Para Lurah di Mojokerto Dapat Pinjaman Bank Desa Demi Judi, Bikin Bupati Naik Pitam
Terima Kunjungan Kementan, Bupati Mojokerto Bahas Soal Rencana Tukar Guling untuk Pemindahan Pusat Pemerintahan
Pemkab Mojokerto Tekan Transparansi Keuangan Lewat KKPD dan SP2D Online