Bupati Mojokerto Optimis Penuhi Target 319.821 Ton Padi di 2025

Photo Author
Deni Lukmantara, Kabar Mojokerto
- Senin, 7 April 2025 | 19:56 WIB
Bupati Mojokerto Muhammad Albarra (Gus Barra) mengikuti panen raya bersama petani di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto,  (Dok. Diskominfo Kabupaten Mojokerto )
Bupati Mojokerto Muhammad Albarra (Gus Barra) mengikuti panen raya bersama petani di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, (Dok. Diskominfo Kabupaten Mojokerto )

 

Kabar Mojokerto- Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa optimis memenuhi target produksi 319.821  ton padi di tahun 2025.

 


Hal tersebut sampaikan Gus Barra, sapaan akrabnya, pada panen raya bersama petani di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Senin (7/4). Panen raya ini digelar serentak di di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang dipusatkan di Majalengka.

 

 

Presiden Prabowo Subianto hadir secara langsung Majalengka. Sementara Gus Barra bersama jajaran Forkopimda mengikuti secara daring.


Gus Barra menyampaikan, produksi gabah kering panen (GKP) Kabupaten Mojokerto mengalami peningkatan dari 315.200 ton pada tahun 2023 menjadi 318.065 ton pada tahun 2024.

 

Tahun ini, ia menyebut menargetkan 319.821 ton GKP.

"Kami optimis target 319.821 ton pada tahun ini dapat tercapai berkat kerja keras petani dan dukungan dari berbagai pihak," kata Gus Barra.

 

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Gelar Rembuk Stunting, Fokus Percepat Penurunan Angka Stunting

Menurut dia, salah satu faktor kunci dalam pencapaian ini  adalah penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram (kg) oleh pemerintah.

"Kebijakan ini sangat membantu kesejahteraan petani dan mendorong mereka untuk terus berinovasi dalam meningkatkan produksi," jelasnya.

Dalam kesempatan ini Gus Barra juga menekankan pentingnya alokasi dana desa sebesar 20% untuk sektor pertanian. Ia berkomitmen untuk memaksimalkan penggunaan anggaran agar dapat mendukung petani lokal dan menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Mojokerto.

"Kami ingin para petani tidak hanya merasakan manfaat dari hasil jerih payah mereka, tetapi juga melihat peningkatan kualitas hasil pertanian yang ramah lingkungan," imbuhnya.

Ia optimis pencapaian di Kabupaten Mojokerto dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Sebab, potensi luas panen padi di Kabupaten Mojokerto pada bulan April diperkirakan mencapai 9.000 Hektare (Ha)

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X