Lapas Mojokerto Overload, Sejumlah Narapidana Dipindahkan

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Jumat, 28 Februari 2025 | 18:42 WIB
Petugas Lapas Mojokerto mendata warga binaan sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem pembinaan dan pengelolaan yang lebih efektif. (M Lutfi Hermansyah)
Petugas Lapas Mojokerto mendata warga binaan sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem pembinaan dan pengelolaan yang lebih efektif. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mojokerto terus berusaha memperbaiki kualitas keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memindahkan sejumlah narapidana (napi) ke beberapa unit lapas lain yang memiliki kapasitas dan fasilitas lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pemindahan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi masalah kelebihan penghuni (overcrowding) yang selama ini terjadi di Lapas Mojokerto. Situasi yang padat penghuni ini tidak hanya mengganggu kualitas pelayanan, tetapi juga dapat meningkatkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Baca Juga: Lucunya Pengamen Curanmor di Mojokerto, Curi Motor Nmax Malah Tukar Dengan Vixion Miliknya

Dengan adanya pemindahan, diharapkan Lapas Mojokerto dapat fokus pada pembinaan yang lebih efektif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan menciptakan kondisi yang lebih aman dan tertib.

Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menjelaskan dengan adanya pemindahan, diharapkan Lapas Mojokerto dapat fokus pada pembinaan yang lebih efektif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan menciptakan kondisi yang lebih aman dan tertib.

"Tujuan pemindahan ini bukan hanya untuk mengurangi kepadatan, tetapi juga untuk meningkatkan proses rehabilitasi WBP. Setiap lapas tujuan memiliki fasilitas dan program yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing napi," ujarnya kepada Kabar Mojokerto, pada Jumat, (28/2/2025).

Baca Juga: Banjir di Mojokerto Rendam Rumah, Sekolah Hingga 65 Hektare Sawah

Ke depan, Lapas Mojokerto akan terus berkomitmen untuk melakukan evaluasi dan tindakan proaktif demi menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan mendukung pembinaan WBP.

"Harapannya pemindahan pembinaan bisa dilakukan dengan lebih efektif, yang akhirnya membantu proses reintegrasi sosial mereka ke masyarakat," tutupnya.

Pemindahan narapidana ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan tujuan tersebut dan diharapkan memberikan dampak positif bagi keamanan serta kenyamanan di Lapas Mojokerto dan mendukung kelancaran program rehabilitasi yang ada.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X