Tiga Pemuda Jadi Korban Pembacokan Diduga Gangster di Mojokerto

Photo Author
Administrator, Kabar Mojokerto
- Selasa, 22 Agustus 2023 | 17:58 WIB
Screenshot rekaman CCTV pengeroyokan tiga pemuda.(Foto Istimewa)
Screenshot rekaman CCTV pengeroyokan tiga pemuda.(Foto Istimewa)

Kabar Mojokerto - Tiga pemuda di Mojokerto menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekelompok gangster di wilayah Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging. Kejadian ini mengakibatkan tiga pemuda itu mengalami luka bacok dan babak belur.


Dari unggahan video yang tersebar di sosial media, peristiwa ini terjadi pada Selasa 22 Agustus 2023, dinihari pukul 00.40 WIB.


Video rekaman CCTV berdurasi 30 detik itu memperlihatkannya kondisi jalan yang disebut di jalan raya depan SDN Sekargadung 1, Kecamatan Pungging terlihat gerombolan pemuda mengendarai kendaraan sepeda motor tiba-tiba berhenti menyerang pengendara motor lainnya dari arah berlawanan.


Ketiga korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Pungging. Mereka adalah Ahmad Dandy Firmasyah (18) warga Desa Kalipuro, Abdul Hadi Wijaya (19) warga Desa Njagil, Kecamatan Pungging dan Jibril Alsavero (24) warga Desa Candirejo, Kecamatan Mojosari.


Dandy mengalami luka bacok senjata tajam pada bagian pundak dan punggung. Hadi mengalami luka bacok pada pelipis sebelah kanan. Korban juga disabet dengan kaca yang membuat kepala korban sobek. Ada 14 jahitan di kepala dan pelipis korban.


Kemudian Jibril mengalami luka bacok pada pinggul kanan dan keluar darah pada telinga kanan.


Mereka ditemukan warga sekitar dalam kondisi terkapar bersimbah darah di jalan desa tersebut. Warga mendatangi lokasi setelah mendengar suara teriakan dan keributan.


[irp posts="7786" ]


Salah seorang warga, Mulyadi mengaku tidak mengetahui awal mula tiga pemuda tersebut diserang gerombalan diduga gangster itu. Namun ia sempat melihat ketika ketiganya dihajar.


"Kejadian yang saya tahu hanya akhir saja, ada satu anak yang dipikulk disini , disana dua, dan satu di pinggir sungai sempat tertindih sepeda motor," katanya sambil menunjukkan lokasi keributaan yang kebetulan tepat di depan rumahnya, Selasa (22/8/2023).


[irp posts="7641" ]


Menurut Mulyadi, gerombolan pemuda itu langsung meninggalkan lokasi usai membabibuta mengeroyok ketiga korban. Sementara, tiga korban tergeletak tak berdaya. Ia melihat masing-masing korban mengalami luka bacok dan memar.


"Korbannya ada 3, ada yang luka bacok di punggung sebelah kiri dan pelipis mata. Jadi dua orang luka bacok, yang satunya memar dipukuli sama balok dan tangkai sapu," ungkapnya.


Para korban melaporkan kasus penyerangan ini ke Polsek Pungging. Hingga pukul 16.30 WIB ketiganya masih dimintai keterangan penyidik.

Halaman:

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X