Selidiki Pekerja Tewas Akibat Ledakan Tabung Gas di Pabrik Baja Mojokerto, Polisi Panggil 3 Saksi

Photo Author
Latif Saipudin, Kabar Mojokerto
- Selasa, 10 September 2024 | 20:00 WIB
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Rudy Zaeni.  (Latif Saipudin )
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Rudy Zaeni. (Latif Saipudin )

 

Kabar Mojokerto - Polisi terus menyelidiki kasus pekerja pabrik baja di Desa Parengan, Jetis, Mojokerto yang tewas akibat ledakan tabung gas elpiji, AM (43).Saat ini, polisi memangil 3 orang saksi untuk mencari penyebab tabung gas elpiji 3 kg tersebut meledak.

 

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rudy Zaeni mengatakan, pemanggilan terhadap tiga orang saksi telah dilayangkan hari ini (10/9/2024).

 

Ketiga saksi terdiri dari dua rekan kerja korban dan satu penanggung jawab pabrik baja PT Hidup Karya Abadi (HKA).

 

“Sudah dipanggil tiga orang tapi belum datang Cuma kita waktu pemeriksaan dibatasi 3 hari setelah surat pemanggilan,” katanya kepada Kabar Mojokerto, Selasa (10/9/2024).

Baca Juga: Tabung Gas Meledak di Pabrik Baja Mojokerto, 1 Pekerja Tewas

Pasca kejadian pihaknya telah menggali keterangan terhadap para saksi. Namun, keterangan saksi harus dituangankan di dalam berita acara pemeriksaan (BAP) melalui proses pemeriksaan lebih lanjut.

 

“Kami dapatkan informasi dari saksi-saksi di lapangan setelah kejadian. Tetapi belum dituangkan di dalam BAP,” ungkapnha.

 

Halaman:

Editor: Muhammad Lutfi Hermansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X