Tak Kapok-kapok, Residivis di Mojokerto Bobol Rumah - Gasak Ponsel untuk Bayar Sekolah Anak

Photo Author
Muhammad Siswanto, Kabar Mojokerto
- Jumat, 27 September 2024 | 14:39 WIB
Darmaji, tersangka pencurian ponsel di Mojokerto memberikan ketarangan kepada wartawan dan polisi saat konferensi pers.  (Muhammad Siswanto)
Darmaji, tersangka pencurian ponsel di Mojokerto memberikan ketarangan kepada wartawan dan polisi saat konferensi pers. (Muhammad Siswanto)

 

 

Kabar Mojokerto - Darmaji (56) tak kapok-kapok mendekam dibalik jeruji besi. Pria asal Desa Peterongan, Bangsal, Mojokerto ini kembali berulah.

 

Kali ini, ia membobol rumah warga dan menggasak ponsel. Kepada polisi, ia mengaku mencuri untuk bayar sekolah anaknya.

 

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Nova Indra Pratama mengatakan, Darmaji menyasar sebuah rumah milik Budiono (63)  di Dusun Lengkong, Desa Kedunglengkong, Dlanggu, Mojokerto.

 

Menurutnya, pelaku beraksi ketika Budiono dan istrinya Sujiati berangkat ke Masjid Al Mu'min untuk salat subuh pada Jumat 20 September 2024 sekitar pukul 04.00 WIB.  Sebelum berangkat, Budiono menaruh ponsel Galaxy A05 miliknya di kamar tidur.

 

Disaat itulah Darmaji melancarkan aksinya. “Pelaku melihat pintu rumah terbuka, kemudian masuk ke dalam. Melihat ada ponsel di kamar tidur, pelaku mengambilnya," kata Nova, Jumat (27/9/2024).

Baca Juga: Karyawan Pabrik Keramik di Mojokerto Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara gegara Curi Suku Cadang

Sepulang dari Masjid, korban melanjutkan aktvitasnya dengan bersih-bersih rumah. Saat masuk kamar, ia tak mendapati ponselnya.

 

Halaman:

Editor: Muhammad Lutfi Hermansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X