Kabar Mojokerto- Kasus COVID-19 sampai saat ini masih nihil di Mojokero. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto meminta semua fasilitas kesehatan (faskes) siap untuk mengatisipasi jika terjadi lonjakan kasus.
Hal itu menindaklanjuti surat edaran Kementerian Kesehatan tentang antisipasi kasus Covid-19 di Republik Indonesia.
Dalam surat ederan tersebut, para penyedia dan elemen kesehatan di tingkat daerah diminga meningkatkan perhatian dan kewaspadaannya terhadap status Covid-19 yang dinilai mengalami lonjakan, terutama pada negara-negara di Asia Tenggara
Surat edaran tersebut ditindakalanjuti Pemkab Mojokerto dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kewaspadaan Terhadap Peningkatan Kasus Covid-19.
Rakor dipimpin Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian di Smart Room Satya Bina Karya (SBK) Pemkab Mojokerto, Jumat (13/6) pagi.
Artikel Terkait
Desa Kebontunggul di Mojokerto Kembangkan Budidaya Toga Jadi Produk Jamu Herbal
Ini Rumah Sakit dan Poliklinik yang Pertama Berdiri di Mojokerto
Bupati Mojokerto Tegaskan Tak Ada Batasan Maksimal Layanan Rawat Inap Peserta BPJS
Pemkab Mojokerto Anggarkan Rp 66 M untuk Bayar Iuran BPJS Kesehatan Warga Tak Mampu