Kabar Mojokerto - Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) untuk untuk puluhan SD-SMP negeri dan swasta serta TK Negeri bakal segera dicairkan. Total ada 86 lembaga yang akan mendapat Bosda tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo mengatakan, alokasi Bosda yang bersumber dari APBD untuk jenjang SD sekitar Rp 12 miliar. Sedangkan untuk jenjang SMP kurang lebih senilai Rp 9 M.
“Semua Bosda baik sekolah swasta maupun negeri masih sma persis dengan tahun lalu. Untuk SD, per siswa mendapat Rp 75 ribu, kalau SMP Rp 92 ribu per siswa,” kata Ruby kepada Kabar Mojokerto, Kamis (24/4/2025).
Ia menyampaikan, Bosda akan dicairkan secara bertahap yaitu per tiga bulan. Setiap penerima harus memenuhi syarat yang diatur dalam petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.
Untuk pencairan tahap pertama, lanjut dia, akan dilaksanakan bulan April ini. Jumlah dana Bosda yang diterima oleh sekolah berbeda antara sekolah satu dengan lainnya. Itu disesuaikan dengan jumlah peserta didik, sehingga nilainya bervariatif.
Setelah menerima pencairan dana, sekolah diharuskan membuat laporan penggunaan anggaran.
“Peneriman setiap triwulan. PencairanTriwulan pertama di bulan April ini setelah kita seleksi proposal. Pencairan kedua nanti setiap sekolah mengajukan lagi, karena pasti ada siswa baru dan siswa lulus, sehingga kita menyesuaikan lagi jumlah penerimanya,” terang Ruby.
Artikel Terkait
Dikbud Kota Mojokerto Geber Rehabilitasi 4 Sekolah Negeri, Telan Anggaran Rp 2,5 Miliar